Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Suasana evakuasi korban kecelakaan di jalan Seyegan-Godean, Jumat (1/3/2024)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor, Yamaha Alfa dan Honda Astrea di jalan Seyegan-Godean, simpang empat Tegalweru, Margodadi, Seyegan, Jumat (1/3/2024) pagi. Akibatnya, kedua pemotor mengalami luka parah.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sleman, Iptu Catur Bowo Laksono menjelaskan kecelakaan ini terjadi pukul 05.30 WIB. Dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah Yamaha Alfa berwarna hitam dengan nomor polisi AB 2901 IX yang dikendarai Tukidi, 70, dan Honda Astrea dengan nomor polisi AB 3156 BU yang dikendarai Suparmi, 47.
“Semula pengendara sepeda motor Honda Astrea dan pengendara sepeda motor Yamaha Alfa sama-sama melaju dari arah utara menuju ke selatan. Kemudian sesampai di TKP pengendara sepeda motor Yamaha Alfa bermaksud belok ke kanan atau ke barat. Berhubung jarak kedua motor terlalu dekat maka terjadilah kecelakaan,” ujarnya.
BACA JUGA: 2 Motor Tabrakan di Jalan Paris, Satu Orang Meninggal Dunia
Akibat kejadian ini, Suparmi mengalami luka robek di wajah dan Tukidi mengalami patah kaki sebelah kanan. Kedua pengendara ini kemudian dibawa ke RSA UGM untuk mendapat penanganan medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.
Promo 17 Agustus 2026 hadir dari KAI, Ancol, CFC, Kopi Kenangan hingga Gramedia dengan diskon dan paket hemat.
Operasi SAR pascagempa Mbay Nagekeo memasuki hari kedua. Pencarian difokuskan di Manggarai dan Manggarai Timur dengan 112 orang terdampak.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.