Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah peserta mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Progo 2024, di halaman Polda DIY, Sabtu (2/3/2024)/ist Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY akan menggelar Operasi Keselamatan Progo 2024. Diawali denganapel Gelar Pasukan yang diselenggarakan di halaman Polda DIY, Sabtu (2/3/3034), Polda DIY juga melibatkan masyarakat dalam aksi keselamatan untuk menjadi pelopor keselamatan.
Gelar Pasukan ini dipimpin oleh Irwasda Polda DIY Kombes Pol Ady Wibowo dan dihadiri para Pejabat Utama Polda DIY serta para pejabat TNI dan instansi terkait di DIY. Apel ini juga dihadiri para personel Polda DIY, TNI, Instansi terkait, pelajar dan mahasiswa serta komunitas ojek online di DIY.
BACA JUGA: Perludem: Pilkada Serentak Digelar November 2024, Sesuai Putusan MK
Membacakan amanat Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Irwasda menyampaikan bahwa operasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif serta penegakan hukum.
“Polda DIY beserta jajaran, didukung stakeholder terkait akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Keselamatan Progo-2024 selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 4 sampai dengan 17 Maret 2024. Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif, preventif serta penegakkan hukum yang dilaksanakan secara elektronik dan teguran simpatik,” ujarnya.
Berdasarkan data hasil analisa dan evaluasi Ditlantas Polda DIY sepanjang 2023, diketahui jumlah pelanggaran lalulintas yang terjadi sebanyak 282.737 pelanggaran, dengan jumlah tilang sebanyak 84.688 dan teguran sebanyak 198.049. Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 6.861 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 526 orang.
Apel gelar pasukan ini sekaligus pencanangan aksi keselamatan jalan secara serentak di seluruh indonesia. aksi keselamatan ini merupakan pemolisian masyarakat sebagai pelopor keselamatan yang memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya keamanan keselamatan ketertiban kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) diwilayah hukum Polda DIY.
“Diharapkan masyarakat dapat menghargai dan menghormati hak pengguna jalan lainnya. pemolisian masyarakat ini merupakan sarana penghubung untuk dapat menyampaikan Amanah dari UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dengan melakukan berbagai sosialisasi, edukasi, dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan,” katanya.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menuturkan operasi ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, keamanan dan keselamatan pengguna jalan, menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat pada ramadan dan lebaran beberapa waktu kedepan.
“Oleh karena itu, kami Polda DIY menggelar 1.470 personel, juga mengajak stakeholder terkait, pelajar, mahasiswa dan komunitas ojek online untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan dan keselamatan berlalu lintas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.