Penyebab Gempa Jogja M3,5: BMKG Ungkap Dipicu Aktivitas Sesar Opak
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Peredaran hoaks saat Pemilu 2024 meningkat dua kali lipat dibandingkan 2019 silam. Hal itu diungkap dalam seminar Gotong Royong Melawan Hoaks Menjaga NKRI, Minggu (3/3/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Peredaran hoaks saat Pemilu 2024 meningkat dua kali lipat dibandingkan 2019 silam. Oleh karena itu Koalisi Masyarakat Jogja menyerukan kepada publik untuk mencegah hoaks dengan melakukan klarifikasi dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi.
Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) DIY Fitria Indri Kesumawati mengatakan berdasarkan data yang telah dilakukan verifikasi cek fakta, hoaks Pemilu 2024 ini meningkat dua kali lipat dibandingkan 2019 silam. Ia mencatat hingga akhir Januari 2024 ditemukan hoaks politik sebanyak 1.292 kasus dari total 2.330 hoaks selama 2023. Adapun hoaks politik pada 2019 silam hanya 644 kasus.
BACA JUGA : Sebar Hoaks Klitih di Medsos, Pelajar Gunungkidul Diamankan Polisi
Ia menilai penyebab meningkatkan hoaks politik di Pemilu 2024 ini disebabkan banyak faktor. Di antaranya paslon bertambah dibandingkan Pemilu 2019, selain itu aplikasi medsos semakin bertambah dengan beragam fitur kemudahan dalam menyebarkan informasi.
"Selain itu dari sisi produser atau pembuat hoaksnya juga banyak, jadi memang kasus hoaks di Pemilu 2024 ini bertambah dua kali lipat, itu data hoaks yang sudah dilakukan verifikasi, kalau yang belum diverifikasi tentu masih banyak," katanya dalam seminar Gotong Royong Melawan Hoaks Menjaga NKRI, Minggu (3/3/2024).
Aktivis Koalisi Masyarakat Jogja Petrus Eko mengajak masyarakat bergotong royong untuk bersama-sama mengedukasi ke keluarga terdekat dan lingkungan agar lebih bijak ketika menerima informasi maupun berita dari medsos. Sebaiknya jangan asal share ketika mendapatkan kiriman pesan baik melalui Whatsapp, Tiktok, Facebook maupun media sosial lainnya.
"Meski informasi itu diyakini benar, kalau tidak ada kaitan atau tidak ada manfaatnya bagi orang yang akan menerimanya, maka sebaiknya tidak perlu dishare. Lebih baik tidak memberi, dari pada memberi tetapi menimbulkan masalah baru," ujarnya.
Ia menegaskan hoaks tetap harus diwaspadai dan diupayakan pencegahan, apalagi saat ini tahapan penghitungan suara Pemilu masih berproses. Momentum ini menimbulkan perdebatan, polemik, hingga perlawanan sosial di tengah masyarakat. Bahkan muncul kelompok pendukung dan penolak para kandidat.
Selain itu ketidakpercayaan publik kepada penyelenggara pemilu dan pemerintah semakin meningkat mengingat adanya kecurigaan masyarakat atas kecurangan. Kerentanan tersebut di masyarakat itu terbentuk dan menguat bukan hanya disebabkan oleh kompleksitas penyelenggaraan pemilu dan dinamika politik, melainkan juga oleh kekaburan informasi di sepanjang masa penyelenggaraan.
BACA JUGA : Hoaks! Viral Ketua BEM UGM Dikeluarkan dari Kampus
"Hoaks dan ujaran kebencian adalah amplifikator tegangan politik yang sangat berpengaruh pada dinamika masyarakat dan kualitas pemahaman publik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 23 Agustus 2026 didominasi cerah berawan. Suhu tertinggi mencapai 32°C, warga diminta waspada kebakaran.
Jose Mourinho mengawali periode kedua di Real Madrid dengan kemenangan 2-1 atas Espanyol berkat gol penentu Carlos Espi pada menit ke-90.
Kementerian PU mengerahkan 10 personel dan dua truk tangki air untuk membantu penanganan karhutla di Bulungan, Kalimantan Utara.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.