Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja sama Dinas Pariwisata Gunungkidul Emy Nuraini di Gunungkidul, Rabu, mengatakan dispar berupaya melakukan promosi pariwisata berbagai terobosan diterapkan untuk semakin menarik minat wisatawan berkunjung ke kabupaten Gunungkidul, salah satunya melalui dimas diajeng.
"Kami melakukan peningkatan kapasitas dan pengetahuan anggota dimas diajeng terkait potensi wisata untuk bahan materi berpromosi potensi daerah," kata Emy.
Ia mengatakan Kabupaten Gunungkidul menyimpan potensi besar di sektor pariwisata untuk dikembangkan. Saat ini, objek-objek wisata di Gunungkidul semakin dilirik sebagai destinasi wisata baru di DIY. Selain bekerja sama dengan beberapa pihak, Dispar juga mengoptimalkan potensi dimas diajeng untuk menjadi promotor pariwisata.
"Jaringan yang dimiliki oleh anggota dimas diajeng tentunya cukup luas, baik secara nyata maupun di media sosial. Untuk itu, kami berupaya semaksimal mungkin agar putra putri daerah ini untuk turut mempromosikan potensi pariwisata yang dimiliki Gunungkidul," katanya.
Namun demikian, kata Emy, dimas diajeng harus mengikuti kegiatan peningkatan kualitas. Beberapa kegiatan untuk mengasah kemampuan mereka berpromosi dilakukan bersama. Termasuk dengan pengenalan-pengenalan beberapa hal yang berkaitan dengan kepariwisataan, dan potensi-potensi yang dimiliki Gunungkidul.
Kegiatan pembinaan dimas diajeng meliputi pelatihan publik speaking, budaya ksatria, integrasi organisasi kepemudaan dan kepemimpinan, jemparingan, entrepreneurship dan materi tentang keistimewaan.
“Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dimas diajeng selaku duta wisata Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan setelah peningkatan kualitas dan kapasitas dimas diajeng mampu meningkatkan citra positif wisata di Gunungkidul. Tak hanya itu, diharapkan juga mampu memperkenalkan wisata di Gunungkidul dengan cakupan yang lebih luas lagi.
“Harapannya kegiatan ini menjadi awal dalam memberikan kontribusi positif untuk mempromosikan potensi yang ada di Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.
DPR meminta Polri memperkuat pemberantasan judi online setelah PPATK mencatat 467,32 juta transaksi judol pada semester I 2026.
IESR menilai proyek PLTS 100 GW perlu menjadi program nasional agar target pembangunan dalam tiga tahun dapat tercapai dan mendorong ekonomi.
SPPG Jatisarono, Nanggulan, dihentikan sementara usai dugaan keracunan MBG yang menyebabkan sekitar 70 siswa SMKN 1 Nanggulan mengalami mual dan diare.