Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja sama Dinas Pariwisata Gunungkidul Emy Nuraini di Gunungkidul, Rabu, mengatakan dispar berupaya melakukan promosi pariwisata berbagai terobosan diterapkan untuk semakin menarik minat wisatawan berkunjung ke kabupaten Gunungkidul, salah satunya melalui dimas diajeng.
"Kami melakukan peningkatan kapasitas dan pengetahuan anggota dimas diajeng terkait potensi wisata untuk bahan materi berpromosi potensi daerah," kata Emy.
Ia mengatakan Kabupaten Gunungkidul menyimpan potensi besar di sektor pariwisata untuk dikembangkan. Saat ini, objek-objek wisata di Gunungkidul semakin dilirik sebagai destinasi wisata baru di DIY. Selain bekerja sama dengan beberapa pihak, Dispar juga mengoptimalkan potensi dimas diajeng untuk menjadi promotor pariwisata.
"Jaringan yang dimiliki oleh anggota dimas diajeng tentunya cukup luas, baik secara nyata maupun di media sosial. Untuk itu, kami berupaya semaksimal mungkin agar putra putri daerah ini untuk turut mempromosikan potensi pariwisata yang dimiliki Gunungkidul," katanya.
Namun demikian, kata Emy, dimas diajeng harus mengikuti kegiatan peningkatan kualitas. Beberapa kegiatan untuk mengasah kemampuan mereka berpromosi dilakukan bersama. Termasuk dengan pengenalan-pengenalan beberapa hal yang berkaitan dengan kepariwisataan, dan potensi-potensi yang dimiliki Gunungkidul.
Kegiatan pembinaan dimas diajeng meliputi pelatihan publik speaking, budaya ksatria, integrasi organisasi kepemudaan dan kepemimpinan, jemparingan, entrepreneurship dan materi tentang keistimewaan.
“Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dimas diajeng selaku duta wisata Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan setelah peningkatan kualitas dan kapasitas dimas diajeng mampu meningkatkan citra positif wisata di Gunungkidul. Tak hanya itu, diharapkan juga mampu memperkenalkan wisata di Gunungkidul dengan cakupan yang lebih luas lagi.
“Harapannya kegiatan ini menjadi awal dalam memberikan kontribusi positif untuk mempromosikan potensi yang ada di Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.