SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Sejumlah murid dan guru SMKN 5 Jogja menggelar kirab budaya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi DIY yang ke-269, Kamis (7/3/2023) (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah SMA dan SMK di wilayah DIY ikut serta menyemarakkan peringatan Hari Jadi Bumi Mataram yang ke-269 pada 13 Maret mendatang. Rangkaian acara untuk memperingatinya sudah digelar sejak awal bulan ini oleh sejumlah sekolah dengan kirab budaya.
Wakil Kepala Disdikpora DIY Suherman mengatakan pihaknya menginstruksikan agar sekolah ikut serta ambil bagian dalam rangkaian peringatan hari jadi DIY itu. Sekolah diberikan kebebasan untuk melakukan kirab budaya sampai sebelum peringatan puncak.
"Sudah dimulai sejak 4 Maret biar tidak menganggu agenda sekolah karena masing-masing sekolah kan punya jadwal sendiri sampai dengan 11 Maret nanti," katanya, Kamis (7/3/2024).
Suherman menyatakan kirab budaya yang digelar itu esensinya tetap mengusung nuansa khas Jogja dengan kreativitas masing-masing sekolah untuk memeriahkan agenda kirab. Sekolah dan belajar mengajar yang merupakan aktivitas budaya juga disesuaikan dengan pelaksanaan kirab.
"Artinya siswa sekolah biar tahu peringatan hari jadi DIY dan agar menjadi spirit untuk kebanggaan jadi warga DIY. Selain itu, kebanggaan juga harus diimplementasikan dengan mengisi keistimewaan Jogja dengan prestasi dan perilaku serta semangat belajar," ujarnya.
BACA JUGA: Cuti Bersama Lebaran 2024 Bisa Sampai 10 Hari, Cek Rinciannya
Salah satu sekolah yang menggelar kirab budaya adalah SMKN 5 Kota Jogja. Ratusan murid dan guru dengan kreativitas masing-masing memamerkan keunikan yang diusung pada kirab budaya itu. Ada yang memakai pakaian adat, bendera, barongan serta membawa maskot wayang memegang buku pada agenda itu.
Wakil Kepala Humas SMKN 5 Jogja Rokhim menyatakan, kirab budaya ini digelar sesuai dengan instruksi Disdikpora DIY dan menyemarakkan peringatan hari jadi DIY. Selain kirab pihaknya juga menggelar berbagai macam lomba yang diikuti oleh murid dan orang tua siswa-siswi. Tujuannya agar semakin banyak yang paham dan tahu tentang hari jadi DIY.
"Total ada kelas 10 dan kelas 11 dengan tujuh jurusan mencapai 930 murid yang ikut serta dalam kirab budaya ini," jelasnya.
Kirab budaya sekolah itu mengambil rute dari Jalan Kenari, Jalan Cendana, Jalan Kusumanegara, Jalan Kerto, dan kembali lagi ke Jalan Kenari Jogja. Rokhim berharap peringatan jadi jadi yang ke-269 itu menjadi semangat bagi para murid, guru dan orang tua untuk melestarikan budaya Jogja dengan caranya masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.