PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Minggir dan Moyudan memprotes rusaknya Jalan Godean yang tak kunjung diperbaiki. Sebagai tindak lanjut, Pemda DIY segera memperbaiki jalan tersebut tahun ini.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman tak tinggal diam dengan kondisi infrastruktur yang rusak. Meski berstatus jalan provinsi, jawatan ini tetap meneruskan laporan rusaknya Jalan Godean ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY. Di sisi lain, pemeliharaan jalan di sirip-sirip Jalan Godean terus dilakukan DPUPKP Sleman demi menjamin kenyamanan masyarakat.
Kepala DPUPKP Sleman, Taupiq Wahyudi menuturkan jajarannya berkoordinasi dengan Pemda DIY terkait dengan kondisi Jalan Godean yang banyak dikeluhkan masyarakat. Pada dasarnya, Jalan Godean menjadi kewenangan Pemda DIY. Namun DPUPKP Sleman tetap mencoba menjembatani dan berkoordinasi dengan Pemda DIY. "Kami terus berkoordinasi dengan DPUP-ESDM DIY. Jadi, kalau ada kerusakan jalan di Sleman yang menjadi kewenangan provinsi, maka langsung kami laporkan dan ini sudah ditindak lanjuti," kata Taupiq saat dikonfirmasi, Senin (18/3/2024).
Upaya yang dilakukan saat ini di antaranya perbaikan jalan sepanjang 1,5 kilometer dan penambalan. Untuk perbaikan secara menyeluruh tidak bisa mendadak, minimal diajukan setahun sebelumnya.
Di sisi lain, DPUPKP Sleman juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas jalan di sirip-sirip Jalan Godean. Beberapa sirip Jalan Godean berstatus jalan kabupaten dan jalan desa. "Prinsipnya kalau jalan kabupaten ada laporan [kerusakan] maka langsung kami perbaiki," ujarnya.
Bahkan, hampir setiap hari tim pemeliharaan turun untuk memperbaiki ruas jalan kabupaten yang rusak. Tim disebar di wilayah Sleman bagian barat, timur dan tengah. "Kami rutin memelihara jalan, apalagi saat menghadapi Lebaran. Hujan yang turun menyebabkan aspal jalan gampang rusak," katanya.
Tahun ini tim mendapat anggaran lebih dari Rp10 miliar yang digunakan untuk pemeliharaan jalan di berbagai titik di Bumi Sembada. Hal ini menjadi komitmen DPUPKP Sleman untuk memperbaiki jalan yang rusak yang sifatnya insidental.
BACA JUGA: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Masyarakat DIY Diminta Memangkas Pohon
Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Zaini Anwar menjelaskan peningkatan kualitas jalan dan pelebaran jalan tetap digulirkan di 2024. "Jalan yang rusak diaspal, diperbaiki, dan ada yang dilebarkan," ujarnya.
Di Sleman ada tiga ruas jalan yang ditingkatkan kualitasnya, dan tiga ruas dilebarkan. Tiga ruas jalan yang diperbaiki meliputi Jl. Kemusuk-Seyegan di Kapanewon Seyegan, Jl. Karanggeneng-Pagerjurang di Kapanewon Cangkringan, dan Jl. Banjarsari-Butuh, Cangkringan dengan anggaran Rp7,9 miliar.
Sementara tiga ruas jalan yang dilebarkan meliputi Jl. Sidorejo-Kemasan di Kapanewon Kalasan, Jl. Ngangkruk-Babadan di Kapanewon Ngemplak, dan Jl. Blembem-Tanen di Kapanewon Pakem dengan anggaran Rp15 miliar. “Secara keseluruhan, panjang jalan yang ditingkatkan maupun dilebarkan di 2024 mencapai 4,7 kilometer, sementara anggaran keseluruhan mencapai Rp22,9 miliar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Guterres bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan mendorong dialog untuk mengakhiri konflik. Iran mengajukan proposal buka Selat Hormuz.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.