Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Truk melintasi ruas jalan Tempel-Dekso, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Minggu (5/2/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.co, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman mengalokasikan Rp8 miliar untuk pemeliharaan jalan rusak. Adapun pelaksanaan terbagi menjadi tiga zonasi meliputi Sleman Barat, Tengah dan Timur.
Sub Koordinator Kelompok Subtansi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, DPUKP Sleman, Suparman mengatakan, terus ada upaya untuk memastikan kondisi jalan di wilayah Sleman tetap mulus. Selain ada upaya perbaikan dengan skala besar, juga dilakukan pemeliharaan secara rutin.
Ia menjelaskan, tahun ini ada alokasi sekitar Rp8 miliar yang diperuntukan pemeliharaan jalan maupun jembatan yang rusak. Program ini bertujuannya untuk mempertahankan kondisi jalan-jembatan agar tetap berfungsi dalam melayani lalulintas sehingga keselamatan terjamin. "Program pemeliharaan sudah berjalan,” kata Parman, Selasa (26/3/2024).
BACA JUGA: Wuih! 431,2 Km Jalan di Gunungkidul Rusak, Ini Titik Terbanyaknya...
Dia menjelaskan, teknis pemeliharaan dilakukan dengan cara menambal jalan rusak maupun berlubang. Untuk pelaksanaan terbagi menjadi sembilan tim dengan pembagian tiga zonasi meliputi Sleman Barat, Tengah dan Timur.
“Satu timnya bisa membawahi lima sampai enam kapanewon dan setiap harinya terus bergerak melakukan penambalan jalan,” katanya.
Parman menekankan, perbaikan atau penambalan hanya dilakukan terhadap ruas jalan milik kabupaten. Adapun ruas jalan provinsi atau nasional perbaikan disesuaikan dengan status jalannya.
“Kalau rusaknya jalan provinsi ataupun jalan nasional, maka kita sampaikan ke yang berwenang karena instansi itu yang berwenang memperbaiki. Sebab, tugas kita hanya di wilayah jalan kabupaten,” imbuhnya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengaku sudah menginstruksikan ke DPUPKP guna menyiapkan tim khusus untuk memberikan respon cepat terhadap kerusakan jalan. Di musim hujan, kerusakan jadi semakin tinggi dikarenakan genangan air dapat membuat aspal jadi rusak dan berlubang.
“Sudah daya minta untuk menerjunkan tim tambal jalan. Jadi tim ini nanti akan melakukan monitoring dan eksekusi langsung di jalan-jalan kabupaten,” kata Kustini.
Menurut dia, tim tambal ini agak bergerak setiap hari untuk menambal jalan-jalan yang rusak, sesuai dengan pembagian wilayah yang telah ditentukan. “Memang difokuskan untuk respon cepat. Saat melihat atau ada laporan jalan rusak segera ditangani dengan cara menambalnya agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.
Putin membatasi pengungkapan data minyak dan energi Rusia, termasuk harga, pembeli, rute pengiriman, hingga kapasitas kilang.
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Eksekutif New York Times Jonathan McKinsey tewas ditembak di California. Dua mertuanya ditahan atas dugaan pembunuhan.