62 Laptop Digondol Komplotan Maling Bermobil di Sleman, Polisi Masih Buru Pelaku

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Minggu, 31 Maret 2024 15:17 WIB
62 Laptop Digondol Komplotan Maling Bermobil di Sleman, Polisi Masih Buru Pelaku

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah toko laptop di jalan Gitogati, Sleman, dibobol komplotan maling. Dari keterangan polisi, para pelaku yang mengendarai mobil berhasil membawa sebanyak 62 unit laptop dengan berbagai merk dari toko tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, menjelaskan kejadian ini berlangsung pada Jumat (29/3/2024) pagi. Pencurian ini pertama kali diketahui oleh korban sendiri, yang melihat aksi para pelaku melalui rekaman CCTV dari rumahnya.

BACA JUGA: Panglima TNI Ungkap Penyebab Kebakaran di Gudang Munisi Daerah Kodam Jaya Bogor

“Di toko korban dia ada CCTV dan ada alarmnya. Setelah dia solat subuh, alarm bunyi. Dia liat ke CCTV, rupanya ada yang bobol, masuk ke dalam tokonya. Rumah korban ke toko ga jauh, ada sekitar 2,5 km,” ujarnya saat dikonfirmasi, MInggu (31/4/2024).

Mengetahui hal tersebut, korban pun langsung menuju toko laptopnya. Sampai di lokasi, para pencuri masih berada di dalam. Korban pun langsung berteriak dan menekan klakson kendaraannya dari luar. “Karena tahu ada yang teriak maling, mereka langsung masuk mobil, kabur,” katanya.

Ia menuturkan korban belum sempat mengambil tindakan selain berteriak atau meminta bantuan orang lain sehingga para pelaku berhasil kabur. “Mungkin korban sudah panik, ga sempat manggil siapa-siapa,” ungkapnya.

Dari rekaman CCTV, diketahui pelaku berjumlah empat orang. Mereka menggunakan alat yang tidak jelas terlihat dari rekaman CCTV untuk membobol toko. Saat melarikan diri, mereka menggunakan mobil Honda BRV. “Kabur ke arah Magelang,” ujarnya.

BACA JUGA: Jokowi Ucapkan Selamat Paskah: Semoga Semangat Paskah Memberi Kedamaian

Ia belum menaksir total kerugian korban. Namun dari keterangan korban, jumlah barang yang dicuri totalnya mencapai 62 laptop kondisi baru. “Laptop berbagai macam, ada yang Rp5 juta, Rp4 juta, Rp3 juta,” kata dia.

Saat ini, pihaknya masih mengejar para pelaku. Ia juga berkoordinasi dengan beberapa Polres di Jawa Tengah, dan mendapati komplotan yang sama sebelumnya sempat beraksi di wilayah Kebumen. “Sehari sebelumnya, kebetulan yang di Kebumen laptop juga,” paparnya.

Komplotan ini diduga memang spesialis pencuri toko laptop, baik bekas maupun baru. Tempat Kejadian perkara (TKP) di Kebumen toko yang menjadi korban adalah toko kecil yang menjual laptop bekas. Sementara TKP di Sleman tokonya lebih besar dan menjual laptop baru.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online