WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah toko laptop di jalan Gitogati, Sleman, dibobol komplotan maling. Dari keterangan polisi, para pelaku yang mengendarai mobil berhasil membawa sebanyak 62 unit laptop dengan berbagai merk dari toko tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, menjelaskan kejadian ini berlangsung pada Jumat (29/3/2024) pagi. Pencurian ini pertama kali diketahui oleh korban sendiri, yang melihat aksi para pelaku melalui rekaman CCTV dari rumahnya.
BACA JUGA: Panglima TNI Ungkap Penyebab Kebakaran di Gudang Munisi Daerah Kodam Jaya Bogor
“Di toko korban dia ada CCTV dan ada alarmnya. Setelah dia solat subuh, alarm bunyi. Dia liat ke CCTV, rupanya ada yang bobol, masuk ke dalam tokonya. Rumah korban ke toko ga jauh, ada sekitar 2,5 km,” ujarnya saat dikonfirmasi, MInggu (31/4/2024).
Mengetahui hal tersebut, korban pun langsung menuju toko laptopnya. Sampai di lokasi, para pencuri masih berada di dalam. Korban pun langsung berteriak dan menekan klakson kendaraannya dari luar. “Karena tahu ada yang teriak maling, mereka langsung masuk mobil, kabur,” katanya.
Ia menuturkan korban belum sempat mengambil tindakan selain berteriak atau meminta bantuan orang lain sehingga para pelaku berhasil kabur. “Mungkin korban sudah panik, ga sempat manggil siapa-siapa,” ungkapnya.
Dari rekaman CCTV, diketahui pelaku berjumlah empat orang. Mereka menggunakan alat yang tidak jelas terlihat dari rekaman CCTV untuk membobol toko. Saat melarikan diri, mereka menggunakan mobil Honda BRV. “Kabur ke arah Magelang,” ujarnya.
BACA JUGA: Jokowi Ucapkan Selamat Paskah: Semoga Semangat Paskah Memberi Kedamaian
Ia belum menaksir total kerugian korban. Namun dari keterangan korban, jumlah barang yang dicuri totalnya mencapai 62 laptop kondisi baru. “Laptop berbagai macam, ada yang Rp5 juta, Rp4 juta, Rp3 juta,” kata dia.
Saat ini, pihaknya masih mengejar para pelaku. Ia juga berkoordinasi dengan beberapa Polres di Jawa Tengah, dan mendapati komplotan yang sama sebelumnya sempat beraksi di wilayah Kebumen. “Sehari sebelumnya, kebetulan yang di Kebumen laptop juga,” paparnya.
Komplotan ini diduga memang spesialis pencuri toko laptop, baik bekas maupun baru. Tempat Kejadian perkara (TKP) di Kebumen toko yang menjadi korban adalah toko kecil yang menjual laptop bekas. Sementara TKP di Sleman tokonya lebih besar dan menjual laptop baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Emergency kit mobil dapat membantu pengemudi menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor, aki tekor, atau kendaraan mogok. Simak daftar perlengkapan yang wajib
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Media Vietnam The Thao 247 menyoroti kemenangan Timnas Indonesia 3-0 atas Bali United. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal kesiapan skuad Garuda menghadapi Pi
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling
Pemerintah menyiapkan perluasan dana BPDP untuk kakao guna meningkatkan produktivitas dan mengembalikan kejayaan kakao Indonesia.