Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Proses olah TKP kasus pencurian uang sumbangan pernikahan di rumah milik Sajiyo di Kalurahan Ngawu, Playen, Senin (20/4/2026)/ Istimewa-Polsek Pleyen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Keluarga Sajiyo, warga Padukuhan Ngawu, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, Gunungkidul, mengalami kejadian pencurian uang sumbangan pernikahan saat menggelar acara ngunduh mantu anaknya.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah rangkaian hajatan yang berlangsung selama dua hari, dengan hari pertama berjalan lancar pada Sabtu (18/4/2026) dan dihadiri ratusan tamu undangan.
Namun situasi berubah pada Minggu (19/4/2026) pagi ketika keluarga mendapati salah satu kotak penyimpanan uang sumbangan sudah tidak berada di tempatnya.
Sajiyo mengatakan, kehilangan diketahui saat hendak berangkat salat Subuh ke masjid setelah mendapat informasi dari anaknya.
“Saya diberitahu anak saya saat akan Sholat Subuh ke masjid karena ada salah satu kotak sumbangan yang hilang,” kata Sajiyo kepada wartawan, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, selama hari pertama hajatan terdapat sekitar 300 tamu undangan yang hadir dan memberikan sumbangan melalui dua kotak yang disediakan di ruang tamu.
Namun saat diperiksa pada pagi hari, hanya tersisa satu kotak dengan isi 24 amplop, sementara kotak lainnya sudah tidak ada di lokasi.
Keluarga kemudian berupaya mencari kotak yang hilang hingga ditemukan sekitar 300 meter dari rumah, namun isinya sudah dalam keadaan kosong.
“Kami sempat melakukan pencarian kotak sumbangan yang dicuri dan ditemukan sekitar 300 meter dari rumah, tapi isinya sudah kosong,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga memperkirakan uang yang hilang mencapai sekitar Rp15 juta dari hasil sumbangan para tamu undangan.
Sajiyo berharap pelaku pencurian segera ditangkap dan kasus ini dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Mudah-mudahan pelaku bisa segera ditangkap,” katanya.
Kapolsek Playen, AKP Sofyan Susanto, membenarkan adanya laporan pencurian uang sumbangan pernikahan di wilayah Kalurahan Ngawu tersebut.
Pihak kepolisian bersama tim identifikasi (Inafis) Polres Gunungkidul telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti awal.
“Masih dalam proses penyelidikan,” kata Sofyan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa diketahui keluarga pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB, saat ditemukan satu dari dua kotak sumbangan sudah tidak ada di lokasi.
Kedua kotak tersebut sebelumnya ditempatkan di ruang tamu rumah korban selama acara hajatan berlangsung.
Setelah dilakukan pencarian, kotak yang hilang ditemukan di tepi sungai sekitar 300 meter dari rumah korban dalam kondisi kosong.
“Upaya pencarian juga sudah dilakukan dan kotak ini ditemukan di pinggir kali sekitar 300 meter dari rumah korban. Kami juga terus memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.