Pariwisata Sleman Hadapi Tantangan Jalan Tol, DPRD Minta Strategi Baru
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
Seorang pengendara sendang melintasi tanjakan Clongop di Kapanewon Gedangsari. Foto diambil 8 Februari 2023. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul telah mengantisipasi beberapa jalur berbahaya agar tidak dilewati pemudik. Setidaknya ada dua jalur berbahaya yaitu Tanjakan Clongop dan Bundelan.
Kepala Dishub Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul untuk menghapus dua jalur alternatif tersebut dari Google Maps selama arus mudik Lebaran.
"Kalau warga sekitar mungkin sudah hafal. Tapi wisatawan [dan pemudik] pasti belum hafal," kata Irawan ditemui di Garasi PO. Maju Lancar, Senin (1/4/2024).
Irawan juga menyingung wilayah perbatasan dengan kawasan Parangtritis yaitu Purwosari yang perlu disurvei dan dipantau. Pasalnya, awal 2022, sebuah jip wisata sempat terperosok di jurang dan memakan korban meninggal dunia.
"Nanti kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan [Bantul] karena biasanya titik awal dari Parangtritis," katanya.
Adapun jalan alternatif yang dapat dia sarankan untuk menghindari dan mengurai simpul kemacetan yaitu Tawang - Ngalang. Begitu pun jalur jalan lintas selatan (JJLS) juga dapat dijadikan alternatif.
"Memang yang Tawang - Ngalang belum tersambung ke Gayamharjo, Sleman. Tapi nanti kami arahkan ke jalan yang mengarah ke Obelix Hill," ucapnya.
Lebih jauh, guna mencegah/ mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Dishub juga telah menggelar ramp check di tiga titik yaitu PO. Maju Lancar, PO. Rosalia Indah, dan Terminal Tipe C Wonosari pada Senin.
Dalam ramp check tersebut, Dishub mencatat ada dua kendaraan yang belum mendapat izin beroperasi karena kurang berfungsinya sabuk keselamatan, dan perlengkapan tanggap darurat kurang memenuhi ketentuan.
"Temuan paling banyak di PO. Maju Lancar itu pintu darurat ada yang tertutup papan. Itu harus dilepas," lanjutnya.
Staf Operasional PO. Maju Lancar, Sentot mengatakan ramp check yang Dishub lakukan dapat membantu pihaknya menemukan kekurangan pada bus sehingga dapat segera diperbaiki. Dengan begitu, sebelum Lebaran, bus Maju Lancar sudah siap digunakan.
Dia menambahkan pihaknya akan menyediakan 20 hingga 25 unit bus per hari untuk melayani arus mudik dan arus balik.
"Saat ini belum ada lonjakan [pemesang tiket]. Kalau menurut data mulai 3, dan 6, 7, 8 April yang pesan sudah banyak yang pesan," kata Sentot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.