Dishub Bantul Renovasi 133 Lampu Trotoar Jalan Sudirman
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Panitia pelaksana Mbok Mlayu menunjukkan jersi yang nantinya akan dipakai oleh para pelari dalam event yang digelar untuk memperingati Hari Kartini itu, Rabu (3/4/2024)/ Harian Jogja - Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - TP PKK DIY menggagas event lari bertajuk Mbok Mlayu sebagai peringatan terhadap Hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang. Event yang dibagi ke dalam tiga kategori yakni 10k, 5k dan 2k itu digelar khusus buat kaum hawa.
Wakil Ketua I TP PKK DIY GKBRAyA Paku Alam X mengatakan, lewat acara ini pihaknya ingin agar perempuan punya waktu khusus untuk melakukan kegiatan yang menyehatkan. Sebab rata-rata kebanyakan perempuan banyak berada di rumah sehingga agenda ini cocok diikuti.
"Dengan acara event lari ini mereka bisa bertemu dengan perempuan lain dan melampiaskan apa yang tidak keturutan. Saya maunya juga begitu, kalau mereka ga bisa melakukan kegiatan yang diinginkan silakan mlayu sehingga bisa terlampiaskan kegundahan hatinya," kata dia, Rabu (3/4/2024).
Gusti Putri secara khusus juga memberikan dukungan terhadap acara ini dengan membuatkan desain motif batik khusus yang digunakan di jersi dan lanyard medali Mbok Mlayu. Desain tersebut diberi nama Indrawidagdo yang terinspirasi dari semangat RA Kartini dan nilai-nilai Batara Indra.
"Untuk jersi diputuskan pakai batik saya, batik Indrawidagdo yang menandakan pengetahuan. Saya juga mengajak para perempuan untuk selalu mengembangkan dirinya di tengah pesatnya perkembangan dunia digital," jelasnya.
BACA JUGA: Berikut Agenda Wisata Jogja Selama April 2024, Bisa Jadi Alternatif Liburan Lebaran
Panitia Pelaksana Mbok Mlayu Dian Isnawati menjelaskan, antusiasme peserta untuk ikut acara ini cukup signifikan. Sampai sekarang sudah ada 375 pendaftar yang ingin berpartisipasi. Event ini juga spesial karena peserta untuk kategori 10K akan melintasi jalur tak biasa, yakni masuk ke area Gembiraloka Zoo (GL Zoo).
"Ini menjadi hal baru, menarik dan mungkin pertama kali ada event lari yang rutenya masuk ke GL Zoo. Lokasi tersebut sangat ikonik dan harapannya bisa menjadi experience baru bagi teman-teman peserta Mbok Mlayu," imbuh Dian.
Secara khusus menurut Dian, Mbok Mlayu juga menjadi event yang menghadirkan rute jalan kaki 2K. Gusti Putri GKBRAyA Paku Alam X sendiri yang menyusun rute dan dibuat ramah lansia agar semakin banyak perempuan bisa ikut serta.
"Ini juga menjadi hal baru bagi sebuah event sport di Jogja, bagaimana semua kalangan perempuan dari berbagai usia bisa ikut serta dan sehat bersama. Kami sangat berterimakasih pada Gusti Putri yang menyusun rute untuk 2K ini, mengarahkan di map untuk lewat mana-mana begitu, dan dibuat ramah lansia," tandasnya.
Event Mbok Mlayu mengambil lokasi start dan finish di Alun-alun Sewandanan Pura Pakualaman Jogja yang sangat ikonik. Akan diadakan pula pameran UMKM dari para ibu PKK serta Zumba gratis yang terbuka untuk umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.