Leptospirosis Sleman 59 Kasus, Dinkes Uji Tikus Antisipasi Hantavirus
Kasus leptospirosis Sleman mencapai 59 kasus pada 2026. Dinkes juga menguji tikus untuk mengantisipasi potensi penyebaran hantavirus.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul baru saja mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 10/2024 tentang Gerakan Idulfitri Tanpa Sampah.
SE tersebut ditujukan kepada panewu, lurah, dan duku se-Kabupaten Gunungkidul.
Kepala DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono mengatakan kegiatan ibadah yang akan digelar seperti Salat Id perlu memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup.
"Contohnya ya menggunakan alas sajadah ketika Salat Id yang bisa dibawa pulang [dapat dipakai lagi]," kata Hary dihubungi, Kamis (4/4/2024).
Hary juga meminta agar bermacam aktivitas di kawasan pariwisata dapat menggunakan bahan ramah lingkungan.
Termasuk dia juga mendorong penggunaan bahan yang dapat didaur ulang seperti daun pisang atau jati untuk membungkus makanan.
Guna mencegah penumpukan sampah setelah malam takbir dan Salat Id, DLH melalui UPT Kebersihan dan Pertamanan akan menyiapkan petugas. Tidak ada cuti bagi petugas lapangan.
Kendati dalam SE tidak secara eksplisit menyebutkan pelaku usaha dan perhotelan namun pemangku kebijakan tingkat daerah diharapkan dapat memberikan sosialisasi sesuai muatan SE tersebut.
Secara garis besar, Pemkab Gunungkidul melalui SE No. 10/2024 tersebut mengimbau agar masyarakat menggunakan peralatan pakai ulang dan membatasi penggunaan bahan yang tidak dapat didaur ulang.
Pemkab juga memberikan perhatian kepada potensi media sosial. Sebab itu, dalam SE juga disampaikan bahwa masyarakat pelu menyebarluaskan bahan kampanye dan edukasi publik berupa konten "Gerakan Idulfitri Tanpa Sampah".
"Kami juga mewajibkan perusahaan/pemilik usaha/toko/waung menyediakan tempat sampah dan memperhatikan kebersihan lingkungan," katanya.
Staf Seksi Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul, Nur Farid mengatakan umat yang akan menjalankan ibadah Salat Id biasanya akan memilih alas sajadah yang lebih praktis seperti koran. Meski begitu, Panitia Hari Besar Keagamaan (PHBI) akan menyediakan tempat sampah khusus untuk Salat Id.
Adapun untuk malam takbir, Kankemenag Gunungkidul juga telah berkoordinasi dengan Polres Gunungkidul terkait dengan pengelolaan sampah.
"Sampah waktu pawai takbir jangan dibuang tapi dikumpulkan dan dibawa pulang," kata Farid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus leptospirosis Sleman mencapai 59 kasus pada 2026. Dinkes juga menguji tikus untuk mengantisipasi potensi penyebaran hantavirus.
Polisi mengungkap motif pembacokan petugas TPR Parangtritis di Bantul. Dua pelaku nekat menyerang korban karena menduga alat pancing mereka hilang.
Timnas Iran meminta FIFA mengizinkan pemain mengenakan ban lengan hitam saat melawan Mesir di Piala Dunia 2026 yang bertepatan dengan Hari Asyura.
Pemkot Pekalongan mengimbau warga aktif melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. DPMPPA membuka layanan pengaduan 24 jam dan menyediakan rumah.
WhatsApp kena serangan spyware NSO Group. Meta tuding langgar putusan pengadilan AS. Aktifkan Strict Account Settings untuk lindungi akun Anda.
Selain akses mudah, SatuSatu menawarkan berbagai layanan lengkap yang memudahkan Anda mengeksplorasi Jogja tanpa ribet. Anda bisa pesan tiket masuk ke berbagai