7 Nama Muncul Bersaing Jadi Kepala OPD di Gunungkidul
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Situasi arus lalu lintas di simpang tiga Prambanan H-5 Lebaran./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Memasuki H-5 Lebaran, kondisi lalu lintas di pintu masuk Prambanan masih relatif landai. Kendaraan pemudik belum terlihat lalu lalang di jalur ini.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Kamis (4/4/2024) pukul 15.00 WIB, laju kendaraan di Simpang Tiga Prambanan tidak melihatkan adanya kemacetan. Penumpukan hanya terjadi pada saat traffic light merah, setelahnya kondisi kembali lancar.
Salah seorang petugas jaga di Pos Pemantauan Dinas Perhubungan Sleman di Prambanan, Paijo mengatakan kondisi lalu lintas di pintu masuk Prambanan masih relatif landai.
Dia mengabarkan belum adanya peningkatan jumlah kendaraan yang melintas dan situasinya masih sama dengan hari biasa. “Masih normal dan belum ada lonjakan,” kata Paijo, Kamis.
Menurut dia, kendaraan yang melaju masih didominasi oleh plat lokal Jawa Tengah dan DIY. Adapun untuk pemudik belum terlihat lalu lalang di jalur Prambanan.
“Mungkin belum libur sehingga aktivitas pemudik belum terlihat. Kemungkinan pada Sabtu sudah mulai terlihat karena sudah masuk masa liburan sehingga dimanfaatkan pemudik pulang ke kampung halaman,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana. Menurut dia, kondisi di pintu masuk Prambanan masih landai belum ada peningkatan yang signifikan.
“Masih lancar arus lalu lintasnya dan belum ada lonjakan,” kata Arip.
Meksi demikian, upaya pemantauan akan terus dilakukan selama libur Lebaran. Pasalnya, ada potensi terjadinya lonjakan yang signifikan dikarenakan dioperasikannya tol Solo-Jogja di Ngawen, Klaten.
“Ini juga sudah dilakukan antisipasi dengan koordinasi baik dengna Polresta Sleman maupun Polres Klaten karena lokasinya berada di wilayah perbatasan,” katanya.
Secara total untuk pengamanan selama libur Lebaran, Dinas Perhubungan Sleman menerjunkan 75 personel. Tim dibagi untuk pemantauan dan pengawasan di pos Prambanan, Tempel dan Aplaz.
“Kami juga menyiagakan tim perbaikan penerangan lampu jalan sebanyak sepuluh orang,” katanya.
Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran atau pada Senin (8/4/2024). “Potensi kemacetan di Kawasan Prambanan juga sudah dipersiapkan rekayasa arus lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa