Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Jemaah Islam Masjid Aolia di Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giricahyo, Panggang, Gunungkidul menggelar Salat Idulfitri pada Jumat (5/4/2024) pagi. /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jemaah Islam Masjid Aolia di Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Panggang, Gunungkidul menggelar Salat Idulfitri pada Jumat (5/4/2024) pagi. Salat Id tersebut lebih awal dibandingkan dengan penetapan Pemerintah, dengan mengikuti perintah Imam Masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo, 82, atau akrab disebut Mbah Benu.
"Hari ini semua [jemaah Aolia] sudah menggelar Salat Idulfitri. Tapi tidak hanya di sini tapi di mana-mana, terutama Masjid-masjid Aolia," kata Mbah Benu ditemui di rumahnya, Jumat (5/4/2024).
Dia mengaku tidak menghitung total jumlah jemaahnya. Meski begitu, jemaah Aolia tersebar di berbagai wilayah baik Indonesia maupun luar negeri seperti Malaysia, Inggris, dan India.
Dalam khotbahnya, Mbah Benu menyampaikan agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat mengutamakan persatuan/persaudaraan. "Jangan mau jadi jangkriknya setan, manusia dengan manusia mau diadu. Kalau saling bermusuhan hancur Indonesia," katanya.
BACA JUGA : Viral Jemaah Aolia Gunungkidul Gelar Tarawih Lebih Awal dan Puasa Ramadan Hari Ini
Melalui pantauan Harianjogja.com, ada dua tempat yang menjadi lokasi Salat Id. Lokasi pertama ada di rumah KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo. Sedangkan, lokasi kedua ada di Masjid Aolia yang terletak sekitar 50 meter di sisi barat rumah Mbah Benu.
Pukul 06.00 WIB jemaah sudah mulai berdatangan. Bahkan, rumah Mbah Benu padat jemaah. Jemaah sisanya menuju Masjid Aolia mengingat masih banyak ruang yang kosong. Salad Id baru dimulai pukul 07.00 WIB dan selesai pukul 07.30 WIB.
Pengamanan juga dilakukan oleh Banser, Polri dan TNI. Salat Id tersebut memang digelar lebih awal karena bulan puasa mereka maju pada Kamis (7/3/2024). Sebab itu, salat tarawih digelar pada Rabu (6/3/2024) malam di Masjid Aolia.
BACA JUGA : Lebih Awal, Jemaah Aolia Gunungkidul Sudah Sembelih Hewan Kurban Senin
Menurut Mbah Benu, berdasarkan perhitungannya, tanggal 30 Syaban justru jatuh pada Rabu (6/3). Salah satu jemaah, Rahmat Riyanto mengatakan ada banyak tempat Salad Id khusus yang digelar jemaah Masjid Aolia. "Saya Asli Playen. Di Playen ada juga jemaah Masjid Aolia," kata Rahmat.
Dia menyampaikan agar masyarakat baik yang sudah maupun belum menggelar Salad Id tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Begitu untuk masyarakat secara umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).