Sleman Gandeng 34 Kampus untuk Perluas Beasiswa Sleman Pintar
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul akan menggelar acara olah raga Beach and Run di Area Parkir Pantai Krakal, Sabtu (4/5/2024).
Pendaftaran telah dibuka gratis sejak Rabu (3/4/2024) hingga Rabu (24/4/2024). Dengan gelaran tersebut, Dispar berharap ekonomi masyarakat dapat terdampak dan masyarakat berdaya.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan selain mengenalkan objek wisata di Bumi Handayani, Beach and Run juga akan mendorong perputaran ekonomi warga.
BACA JUGA: Libur Lebaran, Okupansi Hostel di Pusat Kota Jogja Meningkat Pesat Capai 90%
Ekonomi warga bergerak bukan hanya karena peserta membeli makanan dan minuman atau barang dagangan lain namun juga menginap di penginapan. Supriyanta menargetkan acara tersebut dapat menyedot peserta hingga 3.000 orang.
“Beach and Run kami gelar menggunakan Dana Keistimewaan. Tematikan Danais kan masuk satuan ruang strategis pantai selatan,” kata Supriyanta dihubungi, Senin (8/4/2024).
Dia menambahkan bahwa Pantai Krakal yang berada di sepanjang pantai selatan merupakan geosite yang menjadi penyangga Geopark Gunung Sewu. Acara tersebut juga diharapkan menaikkan pamor geopark tersebut.
Peserta yang tertarik mendaftar dapat memindai barcode yang diunggah di akun Instagram @gunungkidulbeachnrun
Per Minggu (7/4/2024), Dispar mencatat jumlah pendaftar Beach and Run telah menyentuh 1.500 orang. Sebab itu, pendaftaran ditutup sementara. Meski begitu, Dispar mengaku masih ada ekstra kuota.
Spending Money
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Dispar Gunungkidul, Hari Susanto mengatakan rata-rata pengeluaran wisatawan atau spending money pada 2023 di Bumi Handayani rendah, rata-rata hanya Rp242.832 dalam satu hari.
Komponen pengeluaran wisatawan dibagi menjadi biaya konsumsi dan nonkonsumi. Konsumsi mencakup makan dan minum. Sedangkan, nonkonsumsi mencakup penginapan, transportasi, tiket, hingga oleh-oleh.
Dengan adanya Beach and Run, Dispar berharap spending money tahun ini meningkat.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto mengatakan Beach and Run tersebut menjadi acara yang dia diharapkan karena dapat membantu pelaku usaha baik pedagang maupun pemilik penginapan. Ke depan, Sunyoto berharap ada acara yang lebih besar.
Dia membandingkan dengan acara Venture Sport Club (VSC) Drag Race Challenge 2023 yang diadakan di Kalurahan Gading, Playen.
“Setiap ada acara Drag Race di Gading, penginapan di Wonosari pasti penuh. Jajanan di sana juga pasti ramai dikunjungi peserta,” kata Sunyoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.