Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ketua PMI Sleman Sunartono (kiri) sat menerima hasil audit berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan aset di 2023 di Kantor PMI Sleman. Senin (22/4/2024). Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—PMI Sleman mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan keuangan dan aset yang dimiliki. Predikat ini sudah diterima sejak 2015 lalu dan berlangsung hingga sekarang.
Ketua PMI Sleman, Sunartono mengatakan, sebagai Lembaga sosial, PMI tidak hanya bergerak di bidang kemanusiaan seperti menjaga kebutuhan stok dara atau memberikan bantuan pada saat terjadi bencana alam. Namun, dalam menjalankan tugasnya ada tanggjung jawab dalam pengelolaan keuangan ke public.
BACA JUGA: Info Stok Darah Jogja Hari Ini, Senin 22 April 2024
Oleh karenanya, setiap tahun dilakukan audit oleh kantor akuntan publik yang telah ditunjuk. Hasil audit tentang pengelolaan keuangan dan aset di 2023 telah dikeluarkan dan PMI Sleman berhasil mempertahankan predikat WTP karena dinilai transparan dan akuntabel dalam penggunaan.
“Pengelolaan keuangan yang kami lakukan murni untuk pelayanan public. Kami tidak pernah mengambil keuntungan dari setiap kegiatan yang dijalakan,” katanya.
Sunartono menambahkan, predikat ini bisa menjadi motiviasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik ke Masyarakat. Salah satunya adalah untuk memastikan stok kebutuhan darah di PMI mencukupi sehingga tidak lagi terjadi krisis.
“Saat puasa hampir tidak ada yang donor sehingga berpengaruh terhadap stok yang dimilik. Tapi, kami berusaha dengna menggalakkan donor secara massal agar stoknya dapat segera normal secepatnya,” katanya.
Auditor Akuntan Publik, R Gati Reditya Saputra mengatakan, sebagai organisasi non profit, maka ada kewajiban dari PMI untuk memberikan informasi ke publik. Salah satunya menyangkut dengan penggunaan anggaran dan aset yang dimiliki.
BACA JUGA: Pengerahan ASN Dukung Prabowo-Gibran Tak Cukup Bukti, Berikut Putusan MK
Menurut dia, proses audit di PMI Sleman sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu. Adapun hasilnya tidak diketemukan risiko besar dalam pengelolaan yang dijalankan di tahun lalu.
“Berdasarkan hasil dari audit, maka PMI Sleman mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian,” katanya.
Ia menjelaskan, proses audit yang dilakukan tidak dengan sembarangan. Pasalnya, sudah ada pedoman atau standarisasi yang digunakan oleh akuntan di Indonesia.
“Sudah ada pedomannya dan itu yang menjadi dasar saat proses audit berlangsung. Hasilnya, tidak ada yang mencurigkan sehingga opini WTP dapat dipertahankan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Media Vietnam The Thao 247 sebut Timnas Indonesia bakal turun dengan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026. Maarten Paes hingga Jay Idzes siap bergabung.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00