Plataran Senopati Jogja Jadi Foodcourt, Berdayakan Eks Jukir
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Bendera Partai Demokrat - Antara
Harianjogja.com, BANTUL–DPC Partai Demokrat Bantul belum menentukan partai koalisi untuk Pilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2024. Meski begitu, komunikasi dengan beberapa partai telah dilakukan.
Ketua DPC Partai Demokrat Bantul, Rony Wijaya Indra Gunawan memastikan DPC Demokrat Bantul akan berkoalisi dengan partai lain. Hal itu lantaran pihaknya hanya memiliki tiga kursi kursi dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sementara jumlah minimal perolehan kursi untuk bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bantul pada Pilkada 2024 minimal sembilan kursi.
BACA JUGA: Pilkada 2024, PDIP DIY Tegaskan Terbuka Bekerja Sama dengan Partai Lain
Dia mengakui saat ini DPC Partai Demokrat Bantul tengah membangun komunikasi informal dengan beberapa partai lain terkait koalisi dalam Pilkada 2024. Dia pun tidak menampik Partai Demokrat Bantul akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kembali akan mengusung Abdul Halim Muslih sebagai calon Bupati Bantul.
“Kami siap. Tentu PKB juga butuh teman karena kursi mereka cuma enam. Mungkin Cawabup dari kami, itu kan sudah cukup,” katanya, Selasa (23/4/2024).
Sementara menurut Rony, saat ini DPC Partai Demokrat Bantul tengah membuka penjaringan balon Bupati dan Wabup Bantul untuk Pilkada 2024 pada 16 April-Mei 2024. Meski begitu, pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Bantul pada Pilkada 2024 masih sepi peminat.
Dia menyampaikan pihaknya membuka kesempatan untuk internal dan eksternal Partai Demokrat untuk mendaftar sebagai balon Bupati dan Wabup Bantul pada Pilkada 2024.
Menurutnya saat ini DPC Partai Demokrat Bantul juga telah memiliki balon Bupati dari penjaringan internal. Meski begitu, Rony tidak mau menyampaikan nama balon Bupati dari penjaringan internal tersebut lantaran masih dalam proses penggodogan di tingkat internal partai.
Dalam penjaringan yang dilakukan oleh DPC Partai Demokrat Bantul, setiap dua minggu akan membuat laporan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Baik ada tambahan pendaftar dan usulan atau tidak.
Setelah benar-benar hasilnya final, DPC Partai Demokrat Bantul akan menyodorkan ke DPD Partai Demokrat DIY. Laporan itu akan ditindaklanjuti oleh DPP Partai Demokrat Untuk dilakukan survei elektabilitas. Selanjutnya mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Demokrat.
“Karena kami di daerah sifatnya hanya usulan, tidak bisa memutuskan,” ucap Rony.
Nantinya, DPP Paratai Demokrat akan memberikan surat tugas dari Ketua Umum Demokrat untuk melaksanakan tugas partai. Termasuk salah satunya membangun koalisi dengan partai lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Kemenhaj temukan dugaan pungli layanan kursi roda haji di Makkah. Tarif mencapai Rp10 juta, jauh di atas harga resmi.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Huawei MatePad Pro Max siap meluncur dengan RAM hingga 20GB, layar OLED 144Hz, dan baterai 10.400 mAh.
KPK umumkan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto 2025 mencapai Rp2,06 triliun. Ini rincian lengkap asetnya.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.