Investasi di Gunungkidul Tembus Rp488 Miliar dalam Enam Bulan
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Logo Partai Gerindra/istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPC Gerindra Gunungkidul telah mengantongi sejumlah nama yang berpotensi diusung di Pilkada 2024. Meski demikian, untuk bisa maju tetap haru berkoalisi dengan partai lain.
Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto mengatakan, partainya tidak bisa mengusung calon sendiri di Pilkada tahun ini. Pasalnya, untuk bisa maju minimal harus memiliki keterwakilan di DPRD Gunungkidul sebanyak sembilan kursi.
Adapun hasil di Pemilu, diperkirakan jumlah yang diraih hanya memeroleh lima kursi dewan. Oleh karenanya, untuk bisa mengusung calon harus berkoalisi dengan parta lain.
Purwanto mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai seperti Golkar, PAN, NasDem hingga Demokrat. Meski demikian, keputusan koalisi belum terbentuk karena masih dalam tahapan penjajakan.
“Masih sebatas omon-omon. Untuk resminya koalisi masih dalam proses komunikasi,” kata Purwanto, Minggu (28/4/2024).
BACA JUGA: Gerindra Jaring Calon Wali Kota Jogja Lewat Komunikasi Intensif
Menurut dia, untuk bakal calon sudah mengantongi sejumlah nama-nama yang diusung. Di sisi internal partai, Purwanto mengakui sudah menyiapkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu 2024, Sumanto sebagai kandidat.
Adapun dari tokoh luar partai, juga sudah mengantongi nama-nama seperti mantan Rektor UNY Sutrisna Wibawa dan bankir di Gunungkidul (Pimpinan BMT Dana Insani), Kurniawan Fahmi.
“Ada juga Wakil Bupati Heri Susanto yang masuk dalam pantauan,” ungkapnya.
Meski demikian, Purwanto mengakui hingga sekarangmasih sepatas komunikasi dan belum ada kesepakatan mengusung. Menurut dia, kepastian calon yang diusung harus mendapatkan restu dari DPP.
“Bakal calon yang bakal diusung masih terbuka karena belum mengerucut ke nama-nama tertentu,” katanya.
Sebelumnya, DPD Partai Golkar Gunungkidul telah menyelesaikan proses penjaringan calon kepala daerah. Total ada sebelas orang yang mengikuti penjaringan.
“Dari sebeleas ini termasuk bakal calon petahana Bupati Sunaryanta dan Wakil Bupati Heri Susanto ikut mendaftar,” kata Ketua DPD Partai Golkar, Heri Susanto.
Adapun sembilan nama lain yang mendaftar di antaranya, akademisi Supriyadi, pegiat LSM Dadang Iskandar, praktisi media Sugiyartono, Ketua Pemuda Muhammadiyah DIY, Muhammad Arif Darmawan. Selain itu ada juga kader internal Golkar, Anti Kumala Sari, Bankir Kurniawan Fahmi, pendamping PKH Anggi Tyas Pramudita dan Politikus PAN, Mahmud Ardi Widanto.
“Hasil akan kami komunikasikan ke DPD Golakr DIY kemudian diteruskan DPP. Untuk penetukan mutlak di DPP,” katanya.
Disinggung mengenai potensi bakal calon petahana, Heri mengakui tidak ada perlakukan khusus. Menurut dia, seluruh bakal calon yang mendaftar memiliki peluang yang sama.
“Survei di internal akan sangat menentukan siapa yang akan diusung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.