Vinyl Edisi Terbatas The Rolling Stones Hadir Sambut Piala Dunia 2026
FIFA dan The Rolling Stones berkolaborasi menyambut Piala Dunia 2026 dengan merilis vinyl edisi terbatas, lagu remix, dan merchandise eksklusif.
Tumpukan sampah di TPA Piyungan Kabupaten Bantul./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul memastikan pembangunan TPST Dingkikan, Argodadi, Sedayu, sampai saat ini terus berjalan dan on the track. Kabar terakhir, Pemkab Bantul tengah mulai membangun akses jalan menuju lokasi dan mulai melakukan pembersihan lokasi TPST Dingkikan.
"Untuk Dingkikan, ini terus berproses. Artinya dikerjakan secara simultan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, Senin (29/4/2024).
Menurut Bambang, saat ini pihaknya masih terus menyelesaikan kompensasi, akses jalan dan pembangunan pondasi dan juga mesin yang digunakan untuk TPST Dingkikan.
TPST Dingkikan, kata Bambang, akan mengolah sampah sebanyak 40 ton per hari. Adapun teknologi yang diterapkan berbeda dengan TPST Modalan dan Bawuran serta ITF Niten.
Dia menjelaskan TPST Dingkikan menggunakn teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) seperti yang diterapkan di TPST Tamanmartani dan TPST Minggir Sleman. Di mana, sampah nantinya akan diolah menjadi bahan bakar pengganti atau semacam briket. "Jadi nanti akan ada empat modul di sana. Kami kejar untuk selesaikan modul 1 secepatnya. Untuk modul 1, nantinya kan bisa mengolah 20 ton sampah perhari," papar Bambang.
Untuk sampai saat ini, ungkap Bambang, secara keseluruhan pembangunan TPST Dingkikan telah mencapai 30 persen. Di mana, selain proses pelebaran jalan masuk ke lokasi TPST, pembangunan pun telah memasuki pembuatan pondasi awal untuk bangunan TPST. "Kami terus melakukan percepatan. Pembersihan pun telah dilakukan, sudah mulai memasuki pembuatan pondasi. Pembersihan kan harus dilakukan karena itu kan pakai tanah kas desa," ungkap Bambang.
Menurut Bambang, pelebaran akses masuk lokasi TPST sangat penting. Karena saat ini akses masuk masih sempit dan diperkirakan akan menyulitkan keluar masuk kendaraan pengangkut sampah. "Untuk itu perlu dilebarkan. Selain itu harus diratakan. Biar dump truk mudah keluar masuk juga," papar Bambang.
BACA JUGA: Baru Satu TPS3R yang Beroperasi, Sampah di Jogja Sementara Ditahan di Depo
Bambang optimistis dengan pengerjaan secara simultan, TPST Dingkikan nantinya sudah bisa dioperasionalkan sebelum September. Rencananya, jika modul 1 sudah selesai, maka residu sampah akan langsung diolah di modul 1 TPST Dingkikan. "Kami harapkan modul 1 nanti selesai di Juli, terus modul lainnya dipercepat pengerjaan dan selesai pada September. Harapannya, modul 1 ini bisa dipakai dulu, karena kalau nunggu semua modul selesai, maka tidak akan banyak kurangi permasalahan sampah," ucap Bambang.
Sekda Bantul Agus Budi Raharja mengungkapkan pembangunan TPST Dingkikan menggunakan APBD Bantul 2024 dengan pagu anggaran Rp20 miliar. "Pakai APBD. Kalau yang Modalan pembiayaannya berada di APBN. Untuk pembiayaan pembangunan TPST Bawuran, pembiayaan konsepnya itu bisnis to bisnis, antara Aneka Dharma dengan perusahaan tersebut,” papar Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA dan The Rolling Stones berkolaborasi menyambut Piala Dunia 2026 dengan merilis vinyl edisi terbatas, lagu remix, dan merchandise eksklusif.
Sekda DIY soroti alih fungsi lahan dan pentingnya data dalam kebijakan untuk menjaga ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Instalasi Sunflower Angel di Candi Prambanan viral, hadirkan wisata estetik dan pengalaman seni unik yang diserbu ribuan pengunjung.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
Menag dorong kurikulum ekoteologi di pesantren untuk bangun kesadaran cinta alam, manusia, dan Tuhan secara utuh.
Pemerintah siapkan digital single ID berbasis AI untuk bansos lebih tepat sasaran dan kurangi kebocoran anggaran.