Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Jelang laga pamungkas PSS Sleman di ajang BRI Liga 1 2023-2024 kontra Persib Bandung, Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic tegas mengatakan bila laga ini menjadi pertandingan yang sangat penting bagi timnya. Laga kontra Persib bahkan disebut Risto bakal menentukan masa depan tim.
“Kami tidak punya pilihan, saya pikir pertandingan yang sangat penting. Sebenarnya kita tahu mereka ada tim yang sangat kuat. Terutama setelah mereka berganti pelatih. Saya pikir pelatih baru, Bojan Hodak ketika dia datang dia mengubah tim. Situasi, kondisi, dan mereka mulai menang," kata Risto dalam Pre-Match Press Confrence PSS Vs Persib, Selasa (29/4/2024).
Poin di laga tersebut punya arti yang berbeda bagi kedua tim. Hasil menang, seri atau kalah sekalipun tak mengubah posisi Persib di peringkat 2 klasemen. Sementara poin untuk PSS sangat penting bagi Super Elja untuk mengamankan slot Liga 1 musim depan. "Mereka punya tim yang kuat. Mereka akan berjuang memenangkan liga dan saya harap mereka datang di sini untuk sedikit bersantai karena mereka tidak memiliki apapun di pertandingan besok. Mereka hanya butuh memainkan pertandingan di sini bersama kami. Sedangkan kami bermain untuk hidup kami ," ujarnya.
Kondisi yang berbeda ini diharapkan Risto bisa menjadi motivasi pemainnya. "Saya pikir degradasi sangat berbeda dengan kondisi kedua tim. Jadi saya pikir itu akan menentukan besok yaitu motivasi. Kami harus menunjukkan ke mereka bahwa kami berjuang untuk hidup kita," imbuhnya.
Para pemain lanjut Risto harus memberikan segalanya agar tim bisa bertahan di liga musim depan. "Saya pikir pemain sadar kita bermain di kandang melawan klub yang melakukan pekerjaan dengan sangat baik selama musim ini. Pekerjaan mereka telah selesai dan tergantung kita sekarang. Kita harus melakukan pekerjaan kita besok. Memberikan segalanya yang kita miliki untuk klub dan bertahan di Liga 1," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.