Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Peringatan Hari Buruh 2024 di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bantul./ bantulkab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan peringatan Hari Buruh (May Day) mengingatkan akan pentingnya komitmen untuk membangun kembali hubungan dunia ketenagakerjaan dan industrial yang harmonis antara pekerja. pengusaha serta pemerintah.
“Dengan hubungan industrial yang harmonis, maka keberlangsungan usaha dan produktivitas akan terjaga dan pada akhirnya akan menguntungkan semua pihak, baik pekerja maupun pengusaha,” kata halim dalam Peringatan hari Buruh Internasional di Bantul, Rabu (1/5/2026) seperti dikutip dari laman Pemkab Bantul.
Bupati juga mengingatkan bahwa ekonomi akan bertumpu pada sektor industri, sebagaimana karakter ekonomi modern. Sektor industri umumnya relatif rentan terhadap gejolak, sehingga sektor ini perlu dijaga dan dipelihara bersama.
“Gejolak ketenagakerjaan harus dihindari agar kinerja ekonomi daerah terus tumbuh, dunia usaha berkembang dan kesejahteraan buruh meningkat,” pungkas Bupati.
Sementara Ketua Panitia, Fardhanatun mengatakan momentum Hari Buruh Nasional yang dirayakan dengan semangat kebersamaan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bantul ini mengambil tema "Kerja Bersama Mewujudkan Pekerja yang Kompeten".
BACA JUGA: Festival Kelangenan Kembali Digelar di Gabusan Bantul, Banyak Jajanan Tempo Dulu
Menurutnya, peringatan Hari Buruh diikuti ratusan peserta yang tergabung dalam asosiasi serikat pekerja dari berbagai perusahaan yang merupakan mitra Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul.
"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bantul untuk tetap memperhatikan kesejahteraan pekerja, baik kesejahteraan di bidang kesehatan, pendidikan, dan lainnya," katanya.
Kegiatan dimulai dengan senam bersama sebagai simbol kebugaran dan kebersamaan. Selain itu, acara ini juga menjadi momen penting untuk berbagi kebaikan melalui donor darah.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada beberapa pekerja yang telah mengalami kesulitan, sebagai bentuk dukungan dari BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Ini tidak hanya sebagai penghargaan atas dedikasi mereka dalam dunia kerja, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk memastikan kesejahteraan mereka di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Dua pekerja proyek ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencurian kabel instalasi listrik di pabrik tekstil Karanganyar usai memanfaatkan akses kerja.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.