Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati (tengah) saat memipin rapat paripurna rekomendasi atas LKPJ Penjabat Bupati Ni Made Dwipanti Indrayanti (kiri) pada akhir April lalu.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pergantian Penjabat Bupati Kulonprogo akan segera dilakukan mengingat masa jabatan penjabat saat ini berakhir pada Mei ini. DPRD Kulonprogo juga sudah mendapat surat terkait hal tersebut dari Kementerian Dalam Negeri.
Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati menjelaskan Penjabat Bupati Ni Made Dwipanti Indrayanti yang sudah bertugas hampir setahun ini akan digantikan. Akhid menyebut pergantian tersebut disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat safari syawalan Pemda DIY yang dihadiri Ngersa Dalem di Taman Budaya Kulonprogo pada pertengahan April lalu.
BACA JUGA: Bakal Calon Bupati Bantul Ini Sudah Pasang Puluhan Baliho Besar, Bawaslu: Tidak Melanggar
Keputusan pergantian penjabat bupati, jelas Akhid, memang kewenangan Gubernur DIY. "Dari yang disampaikan, Ngersa Dalem menyebut pengganti penjabat bupati akan fokus mengurus UMKM di Kulonprogo, kemungkinan besar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY," terangnya, Jumat (3/5/2024).
Akhid berharap dengan pergantian penjabat bupati itu dapat dilakukan transisi kepemimpinan yang cepat agar program pembangunan yang sudah ada dapat dilanjutkan. Selama ini saat jabatan bupati diemban penjabat sementara, menurut Akhid, transisinya berjalan lancar.
"Termasuk saat dari Pak Tri Saktiyana ke Ibu Ni Made, itu cepat saja transisinya. Kemungkinan ada koordinasi diantaranya keduanya, mana yang sudah dilakukan mana yang akan dilakukan itu dikoordinasikan dengan baik, sehingga tidak ada yang mengulang," ungkap Akhid.
Koordinasi antara penjabat bupati lama dengan yang baru, jelas Akhid, mesti dilakukan agar organisasi perangkat daerah juga lebih mudah melaksanakan program-programnya. "Kalau pejabat bupati baru langsung paham, kepala dinas dibawahnya tentu akan bekerja lebih mudah dan efektif, tidak mengulang lagi, kami berharap seperti itu," terangnya.
Soal pengembangan UMKM di Bumi Binangun yang didorong Sri Sultan HB X, lanjut Akhid, juga didukung DPRD Kulonprogo. "UMKM ini memang harus dikembangkan lebih besar lagi, perlu ada target ekspor juga kalau bai kami, agar pengembangan yang ada ini punya sasaran riil yang jelas," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.