Profil Perry Warjiyo, Arsitek QRIS yang Mundur dari BI
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Kekerasan - Ilustrasi
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan, Kepemudaaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul memastikan persoalan terjadinya dugaan kekerasan di salah satu SD di Kapanewon Banguntapan, beberapa hari lalu, telah selesai.
Dugaan kekerasaan yang dilakukan oleh salah satu siswa dengan korban siswa lainnya itu selesai setelah ada mediasi dari kedua belah pihak.
Kepala Bidang SD Disdikpora Kabupaten Bantul, Edy Sutrisno mengakui, jika jawatannya telah mendengar terkait dugaan kekerasan yang terjadi di salah satu SD di Kapanewon Banguntapan. Oleh karena itu, Edy mengaku saat mendengar kejadian sedang tugas di luar telah meminta kepada pihak pengawas untuk melakukan investigasi dan penyelesaian dugaan tersebut.
BACA JUGA : Orang Tua Diminta Awasi Aktivitas Anak di internet untuk Cegah Child Grooming
"Saya minta untuk diselesaikan. Dan, Alhamduillah bisa diselesaikan dengan mediasi," kata Edy, Sabtu (4/5/2024).
Meski dugaan kekerasan yang dilakukan oleh salah satu siswa dengan korban siswa lainnya tersebut telah selesai di tingkat mediasi, namun Disdikpora, kata Edy tetap akan meminta keterangan dari sejumlah pihak, utamanya pihak sekolah. Sebab, sejauh ini, Disdikpora baru mendapatkan informasi dari pengawas sekolah.
"Dengan pengawas sudah kami klarifikasi. Nanti kami akan memanggil pihak sekolah. Ini penting, karena nanti akan berkaitan dengan apakah nantinya ada sanksi atau tidak. Karena kami kan juga butuh klarifikasi lanjutan," terang Edy.
Diakui oleh Edy, sejauh ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan terjadinya bullying dan juga kekerasan di sekolah. Selain memberikan pemahaman kepada siswa, pihaknya juga terus mengoptimalkan keberadaan pengawas sekolah.
"Selama ini kami juga baru tahu ada hal seperti itu setelah ada aduan yang masuk. Karena ada keterbatasan tenaga kami juga untuk mengawasi 281 SD Negeri dan 86 SD swasta di Bantul," katanya.
Oleh karena itu, Edy berharap agar pihak korban atau orang tua korban dari dugaan kekerasan dan bullying untuk melaporkan jika ada kejadian tersebut kepada pengawas maupun ke Disdikpora. Nantinya, laporan tersebut, akan ditindak lanjuti oleh dinas untuk penyelesaian masalah. Disdikpora pun menggandeng Satgas PPA dan juga Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) setempat.
BACA JUGA : Dua Hal Ini Jadi Penyebab Kasus Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan di Bantul Tinggi
"Kalau selama ini memang lebih banyak selesai setelah ada mediasi. Rata-rata anak-anak itu bercanda, tapi kadang agak keterlaluan. Soal imbauan untuk mencegah adanya potensi kekerasan dan bullying, sejauh ini kami terus lakukan, baik di grup kepala sekolah ataupun melalui media lainnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.
Rupiah ditutup melemah ke Rp18.009 per dolar AS setelah Perry Warjiyo mundur. Pasar menyoroti sentimen geopolitik dan risiko fiskal.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.