SHDK Kartu Keluarga Jadi Sumber Kendala SPMB 2026 di Bantul
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Sri Sultan HB X - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta peran serta dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat untuk membantu pemerintah menanggulangi kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Berbagai program bisa dijalankan agar angka kemiskinan ekstrem bisa turun dan mencapai 0% persen pada 2025 mendatang.
"Saya mengharapkan komitmen dari Kadin DIY untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penurunan angka kemiskinan ekstrem. Misalnya, melalui program tanggung jawab sosial atau CSR untuk menekan jumlah kemiskinan melalui program-program Kadin DIY," kata Sultan, dalam agenda syawalan bersama Kadin DIY, Sabtu (4/5/2024).
Sultan menjelaskan, di sektor UMKM Kadin DIY diminta turun tangan dalam pemberdayaan UMKM baik melalui program pelatihan maupun pendampingan yang dimiliki. Dengan sinergitas yang terjalin antara Pemda dengan Kadin DIY dapat mewujudkan tatanan masyarakat DIY lebih sejahtera.
Menurut Sultan, pemberdayaan sektor UMKM di DIY dapat dilakukan sesuai dengan potensi lokal dengan cara memberikan pendidikan dan pelatihan kepada UMKM dari tim vokasi dan produktivitas Kadin DIY. Selanjutnya, Kadin DIY dapat memberikan pendampingan kepada UMKM agar tercipta inovasi dan kreativitas di bidang pariwisata, kerajinan, pertanian dan lainnya.
"Saya yakin dan percaya, dengan sinergitas yang terjalin antara Pemda dengan Kadin DIY, dapat mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih sejahtera," ujarnya.
Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi menyatakan kesanggupannya berkolaborasi dengan Pemda DIY untuk menekan angka kemiskinan maupun meningkatkan pemberdayaan UMKM. Kadin DIY, kata putri sulung Sultan itu akan memperkuat kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak tak terkecuali dukungan dari Pemda setempat.
"Dalam program pemberdayaan itu kami akan fokus dan memprioritaskan masyarakat miskin yang benar-benar sudah tidak bisa ditolong seperti lansia yang sudah tidak bisa apa-apa dan masyarakat berkebutuhan khusus," ujarnya.
BACA JUGA: Kadin DIY Optimis Ekonomi Masih Stabil di Tengah Pelemahan Rupiah
Gusti Mangkubumi menambahkan, pihaknya telah menerjunkan tim vokasi dan produktivitas Kadin DIY untuk memperkuat kapasitas UMKM supaya bisa naik kelas. Selain itu, Kadin DIY juga akan memfasilitasi 1.200 UMKM menjadi anggota Kadin sehingga dapat berkembang sebagai tahap awal.
"Kami juga mendapat pesan agar Kadin membantu memfasilitasi wilayah yang belum teraliri listrik dan akses jalan. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi. Dengan kolaborasi bersama-sama inilah, kita bisa mengurangi angka kemiskinan ekstrem maupun meningkatkan pemberdayaan UMKM di DIY."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
KPU Kota Jogja menggelar simulasi pemungutan suara inklusif bagi siswa disabilitas di SLB Negeri Pembina untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029.
Harga emas Pegadaian hari ini, 29 Juni 2026, untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 bergerak bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback lengkapnya.
Indonesia mendorong pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan pada forum APEC Tourism Ministerial Meeting 2026.
BMKG memprakirakan cuaca mayoritas kota besar di Indonesia pada Senin, 29 Juni 2026, berawan hingga hujan ringan. Simak wilayah yang berpotensi hujan lebat.
Pemerintah memastikan aturan komisi ojol maksimal 8 persen mulai berlaku 1 Juli 2026 dan hanya diterapkan untuk layanan ojek online roda dua.