Gunungkidul Siap Pasok Kebutuhan Hewan Kurban DIY dan Sekitarnya
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Pelaksanaan lomba bakiak yang diselenggarakan di Lapangan Pemuda, Pemkab Sleman. Selasa (7/5/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Jajaran pegawai di lingkup Pemkab Sleman mengikuti kegiatan lomba tradisional di Lapangan Pemuda, Selasa (7/5/2024). Acara ini menjadi bagian menyemarakan hari jadi ke-108 Kabupaten Sleman.
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Sleman, Suparman mengatakan, lomba tradisional yang digelar diikuti peserta dari pewakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kapanewon di Kabupaten Sleman. Adapun jumlahnya ada sekitar 1.094 peserta dalam empat lomba tradisional yang meliputi balap karung, bakiak, tarik tambang dan senam kreasi. “Kegiatan digelar sebagai rangkaian memeringati hari jadi Kabupaten Sleman,” katanya, Selasa siang.
Meski demikian, ia menggarisbawahi, pelaksanaan lomba ini juga sebagai upaya pelestarian permainan maupun lomba tradisional yang ada di Masyarakat. Suparman mengungkapkan perkembangan gawai memberikan pengaruh besar terhadap eksistensi permainan tradisional.
Untuk itu, sambung dia, harus ada upaya pelesetarian sehingga keberadaannya bisa tetap terjaga. “Tentunya juga sebagai bentuk rekreasi bagi para pegawai karena lomba ini juga melatih kerja sama antar pemain agar bisa mememangkanya,” katanya.
Ia menambahkan, Kormi Sleman memberikan apresiasi terkait dengan penyelenggaraan lomba ini. Sebagai wadah olahraga non prestasi, pihaknya memiliki kepedulian agar keberadaan olahraga tradisional tetap bisa dimainkan oleh Masyarakat secara luas.
“Cabang-cabang Kormi akan kami perkuat mulai dari kapanewon sampai dengan kalurahan. Tujuannya agar even yang diselenggarakan bisa lebih banyak lagi,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik kegiatan lomba. Menurut dia, ajang ini dapat menjadi wahana dan ruang berkreasi sekaligus melepas penat dari rutinitas keseharian. Selain itu, juga diharapkan dapat memotivasi perangkat daerah untuk bergerak aktif dan membudayakan hidup sehat serta melestarikan olahraga tradisional.
“Olahraga tradisional merupakan bagian dari kekayaan intelektual yang perlu dilestarikan keberadaannya. Jika bukan kita yang melestarikan, bukan tidak mungkin akan punah di masa depan,” katanya.
Menurut dia, olahraga tradisional sarat dengan kearifan lokal sehingga keberadaannya harus terus dijaga secara bersama-sama. “Saya berharap kegiatan hari ini dapat kembali mengenalkan olahraga tradisional,” ujar Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.