Serangan Monyet Liar di Tepus Gunungkidul Makin Masif, Petani Resah
Serangan monyet ekor panjang di Tepus Gunungkidul makin masif, petani resah dan minta solusi untuk lindungi hasil panen.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman akan memberikan beasiswa bagi 210 anak kurang mampu untuk berkuliah di tahun depan. Diharapkan dengan program Sleman Pintar ini dapat memutus mata rantai kemiskinan dalam waktu jangka panjang.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, berkomitmen untuk memutus mata rantai kemiskinan. Program yang disiapkan tidak hanya bantuan secara langsung maupun program pendampingan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.
Hal ini dikarenakan juga ada program yang dilaksanakan melalui jalur Pendidikan melalui Sleman Pintar. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemkab Sleman dengan tiga universitas, yakni Amikom, Universitas Aisyiyah Yogyakarta dan Polbangtan Yogyakarta.
“Program ini dilaksanakan dengan memberikan beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu agar bisa berkuliah,” kata Kustini, Minggu (29/12/2024).
Diharapkan dengan adanya Pendidikan yang berkualitas, maka bisa mengangkat derajat keluarga dan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Di tahun dialokasikan anggaran Sleman Pintar sebesar Rp6,2 miliar.
Secara total, sejak program ini pertama kali digulirkan sudah ada sebanyak 563 anak yang mendapatkan beasiswa dari program Sleman Pintar. “Ini juga sebagai upaya untuk mendukung kemajuan Sumber Daya Manusia berkualitas di Kabupaten Sleman,” ungkapnya.
Kustini memastikan beasiswa Sleman Pintar akan dilanjutkan di tahun depan. Meski tidak menyebut anggarannya, ia mengungkapkan adanya 210 anak yang rencananya mengikuti program beasiswa berkuliah ini.
“Penerima beasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih baik,” kata Bupati.
Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi menambahkan, Beasiswa Sleman Pintar sudah dilaksanakan mulai 2022 lalu. Adapun pelaksanaannya bekerjasama dengan tiga universitas di Kabupaten Sleman.
Hingga saat ini, sambung dia, sudah ada ratusan anak yang mendapatkan beasiswa yang dibiayai Pemkab Sleman. Sebagai gambaran, di Amikom pada angkatan 2022 ada sebanyak 120 mahasiswa, angkatan 2023 sebanyak 118 mahasiswa serta angkatan 2024 berjumlah 120 mahasiswa.
Selanjutnya di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, pada angkatan 2023 sebanyak 91 mahasiswa, angkatan 2024 berjumlah 117 mahasiwa. Sedangkan di Polbangtan Yogyakarta di 2023 sebanyak 4 mahasiswa mendapatkan beasiswa.
“Program ini digulirkan guna mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman yakni untuk mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama yang cerdas, sejahtera, berdaya saing, menghargai perbedaan dan memiliki jiwa gotong royong,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan monyet ekor panjang di Tepus Gunungkidul makin masif, petani resah dan minta solusi untuk lindungi hasil panen.
Jadwal SIM keliling Jogja Juni 2026 lengkap. Ada layanan pagi hingga malam, cek lokasi, syarat, dan biaya terbaru.
Senegal pesta gol 5-0 atas Irak di Piala Dunia 2026. Peluang lolos ke babak 32 besar masih terbuka.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo Juni 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, biaya, dan syarat terbaru perpanjangan SIM.
Maraknya fenomena judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal kini telah menjadi ancaman nyata yang menyusup ke berbagai lini masyarakat