Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Poster imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan yang dipasang di Instagram Pemkab Bantul. - Tangkapan Layar/Instagram @PemkabBantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Selopamioro memastikan tumpukan sampah sebanyak dua gundukan yang dibuang oleh orang tidak dikenal mulai dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul pada Sabtu (11/5/2024) besok.
Untuk sementara, hingga Jumat (10/5/2024) Pemkal Selopamioro membiarkan tumpukan sampah di salah satu ruas Jalan Imogiri-Panggang, Pedukuhan Nawungan I, Selopamioro, Imogiri itu sembari menunggu tertangkapnya pelaku pembuangan sampah.
BACA JUGA: TPA Piyungan Ditutup, DLH Sleman Temukan Belasan Titik Jadi Lokasi Pembuangan Sampah Liar
"Pencarian pelaku masih dilakukan. Jika sampai nanti malam belum tertangkap, maka besok akan mulai dibersihkan oleh petugas dari DLH Bantul," kata Lurah Selopamioro, Sugeng, Jumat (10/5/2024).
Menurut Sugeng, sejatinya pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH Bantul sejak Rabu (8/5/2024). Akan tetapi, berdasarkan kesepakatan warga, DLH diminta jangan membersihkan sampah tersebut.
"Sebab, sekarang pelakunya sedang dicari. Begitu ketemu pelakunya, maka akan diterapkan sanksi sosial, berupa pelaku pembuang yang nantinya harus membersihkan sampah tersebut dan menaikkan lagi sampah ke truk yang digunakan untuk menganggkut sampah," papar Sugeng.
Sugeng mengungkapkan, sanksi itu diharapkan akan memberikan efek jera bagi pelaku dan orang yang hendak melakukan pembuangan sampah liar di wilayah tersebut. Untuk dugaan pelaku pembuangan sampah di Imogiri-Panggang, Sugeng memastikan berdasarkan pengamatan CCTV, bukan orang Imogiri.
"Sekilas itu truk bukan milik orang Imogiri. Tapi, sejauh ini masyarakat terus melakukan pelacakan terhadap pengemudi truk tersebut. Kita tunggu nanti hasilnya," ucap Sugeng.
Untuk mencegah, kemungkinan kejadian berulang, Sugeng mengaku saat ini ada beberapa spanduk berisi larangan membuang sampah di beberapa titik yang rawan dijadikan lokasi pembuangan. Selain itu, saat ini Pemkal juga tengah berembuk terkait dengan kemungkinan penambahan CCTV di beberapa titik.
"Kalau untuk CCTV ini kan kaitannya dengan keberadaan jaringan. Saat ini kami masih koordinasi untuk itu," ucap Sugeng.
Sebelumnya, warga Kalurahan Selopamioro, Imogiri, Bantul dikejutkan dengan adanya aksi dari truk membuang tumpukan sampah di Jalan Imogiri-Panggang, Pedukuhan Nawungan I, Selopamioro, pada Selasa (7/5/2024) dinihari. Keberadaan truk warna kuning yang membuang sampah itu juga terekam CCTV.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.