Dishub Bantul Tertibkan PKU dengan Tagihan Listrik Membengkak
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
Suasana kawasan wisata Jalan Malioboro di musim libur panjang akhir pekan yang dipadati oleh wisatawan domestik, Jumat (10/5/2024) (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Jalan Malioboro Kota Jogja masih menjadi salah satu tempat favorit yang dikunjungi wisatawan saat libur panjang akhir pekan ini, Jumat (10/5/2024). Kawasan pedestrian Malioboro berjubel dengan wisatawan domestik yang berlibur di tempat itu.
Rata-rata mereka menghabiskan waktu di pedestrian Malioboro sambil duduk bersantai menikmati hiruk pikuk kawasan jantung Kota Jogja itu. Tak sedikit pula yang menikmati wisata belanja di Pasar Beringharjo dan area lain atau sekadar berswafoto.
Para wisatawan tampak menikmati liburannya di sepanjang Jalan Malioboro yang menyajikan suasana khas Jogja. Wisatawan datang dari berbagai kota mulai dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya hingga luar Jawa.
Salah satu wisatawan, Meilandry asal Jakarta mengatakan jika Jalan Malioboro memang menjadi destinasi favorit untuk menikmati libur long panjang akhir pekan. Dirinya dulu sempat berkuliah ke Jogja dan setiap liburan selalu kembali ke kota ini.
"Wajib kalau liburan ke Jogja ya ke Malioboro. Saya sama teman datang untuk wisata mumpung libur panjang akhir pekan kenaikan Yesus Kristus. Nanti juga mau kulineran di daerah Pantai atau ke wisata di seputar Gunung Merapi," kata Mei.
Mei menyebut, dirinya tak pernah bosan berpelesir ke Kota Jogja. Apalagi menyambangi Malioboro. Menurutnya selalu ada aktivitas yang bisa dilakukan di tempat itu, baik pagi, siang maupun sore dan malam hari. Malioboro, dianggapnya tak pernah sepi jika musim libur.
Beberapa wisatawan lainnya juga tampak berbelanja oleh-oleh di Teras Malioboro dan kawasan pertokoan. Beragam oleh-oleh khas Jogja mulai dari batik, lurik, blangkon, dan kaus khas Jogja menjadi pilihan bagi wisatawan.
Di sisi lain, Jalan Malioboro juga dikenal karena memiliki berbagai destinasi menarik maupun bangunan bersejarah, mulai kawasan cagar budaya, Monumen 1 Maret di kawasan Titik Nol, museum, serta lokasi wisata belanja dan kuliner khas.
Salah seorang wisatawan lainnya, Novia asal Bogor datang ke Jogja bersama keluarganya. "Saya pasti naik andong, keliling Malioboro. Ini juga mengajak anak-anak yang penasaran rasanya naik andong," jelasnya.
Novia juga mengajak serta keluarganya mengunjungi destinasi lain di seputaran Malioboro. "Lokasi Malioboro kan juga dekat dengan Kraton Yogyakarta, Taman Pintar dan sejumlah museum. Jadi sekali jalan bisa ke banyak tempat," pungkas Novia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.