Atasi Kekeringan, Yuliana Tumonglo Minta Pemkab Perbanyak Embung
Anggota Komisi C DPRD Bantul Yuliana Tumonglo meminta Pemkab memperbanyak embung dan memperluas jaringan PDAM untuk mengatasi kekeringan.
Suasana kegiatan bedah buku dengan judul Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Entrepreuner pada Anak di Joglo Pawirosumarto di Padukuhan Gesikan, Sidomoyo, Godean, Rabu (15/5/2024). / Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perpusatakaan dan Arsip DIY bekerjasama dengan anggota DPRD menggelar bedah buku dengan judul Menyiapkan dan Menumbuhkan Jiwa Enterpreuner pada Anak di Joglo Pawirosumarto di Padukuhan Gesikan, Sidomoyo, Godean, Rabu (15/5/2024). Diharapkan melalui program ini dapat meningkatkan minat baca di masyarakat.
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, Rakhmat Sutopo mengatakan, secara garis besar tingkat baca Masyarakat di DIY tertinggi di Indonesia. Meski demikian, cakupannya masih butuh ditingkatkan sehingga ada kerja sama dengan DPRD DIY melalui program bedah buku.
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatakan literasi di masyarakat. “Tentunya juga untuk menambah pengetahuan dan wawasan,” katanya, Rabu siang.
BACA JUGA: Career Days Sekolah Vokasi UGM Diharapkan Mampu Serap Ribuan Tenaga Kerja
Dia menjelaskan, untuk peningkatan minat baca di masyarakat tidak hanya lewat bedah buku. Pasalnya, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY juga memiliki program lain.
Salah satunya melalui aplikasi perpustakaan digital i-Jogja. Masyarakat ini dapat mengunduh aplikasi ini melalui App store maupun Playstore.
“Tinggal diunduh kemudian masuk sehingga bisa mendapatkan peminjaman buku sesuai dengan yang diinginkan,” katanya.
Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan mengatakan, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dilakukan kegiatan bedah buku. Tema atau judul sesuai dengan peringatan karena menyangkut tentang pembinaaan dan pendidikan anak.
BACA JUGA: Peristiwa Hari Ini, Kilas Balik Kerusuhan Solo 15 Mei 1998
“Judul buku yang dibedah 'Menyiapkan dan Menemumbuhkan Jiwa Enterpreuner pada Anak' dengan melibatkan ibu-ibu, bapak-bapak hingga kalangan muda mudi di wilayah setempat. Bahkan penyiapan ini bisa dilakukan sejak mulai menikah,” kata Sofyan.
Menurut dia, tujuan utama dari bedah buku adalah untuk meningkatkan literasi di masyarakat. Namun demikian, ia berharap program ini juga dapat menambah wawasan tentang upaya mengasuh anak, khususnya dalam rangka menumbuhkembangkan semangat enterpreuner.
“Tidak melulu dengan urusan bisnis karena menumbuhkan semanga kerja keras, pantang menyerah serta mengasah kemampuan akal dan pikiran untuk lebih kreatif juga bagian dari wujud enterpreuner,” katanya.
Sofyan berharap buku yang telah diberikan bisa dibaca dan dipelajari sehingga wawasan yang diperoleh bisa diterapkan dalam mengasuh anak. “Menumbuhkan semangat enterpreuner sejak kecil sangat dibutuhkan karena bagian menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota Komisi C DPRD Bantul Yuliana Tumonglo meminta Pemkab memperbanyak embung dan memperluas jaringan PDAM untuk mengatasi kekeringan.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
KPK menggeledah Kanwil BPN Jawa Timur terkait kasus dugaan korupsi ATR/BPN yang bermula dari OTT pengurusan HGB PT Summarecon Agung.
MUF bersama Difabelzone memberdayakan 100 difabel di DIY melalui pelatihan membatik selama sebulan untuk mendorong kemandirian ekonomi.
Ketua DPRD Kota Jogja FX Wisnu mendorong E-Kunker menggerakkan UMKM dan seni budaya kampung saat kunjungan DPRD daerah lain.