Dana Hibah untuk Pengawasan Pilkada Bantul Rp13,5 miliar

Newswire
Newswire Jum'at, 17 Mei 2024 19:47 WIB
Dana Hibah untuk Pengawasan Pilkada Bantul Rp13,5 miliar

Ilustrasi Pilkada - Antara

Harianjogja.com, BANTUL—Dana hibah dari pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan semua tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 disiapkan sebesar Rp13,5 miliar. Dana ini sudah diterima Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul.

"Kesiapan dalam pengawasan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024 diantaranya dari sisi anggaran pengawasan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM). Kami sepenuhnya telah menerima dana hibah sebesar Rp13,5 miliar," kata Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Jumat (17/5/2024).

Menurut dia, dana hibah pengawasan Pilkada tersebut diterima dalam dua tahap pencairan. Tahap pertama telah dicairkan pada sekitar November 2023 sebesar Rp5,4 miliar, dan tahap kedua dicairkan pada Mei 2024 sebesar Rp8,1 miliar.

Dia mengatakan anggaran hibah pengawasan yang dikelola Bawaslu Bantul ini nantinya akan digunakan sampai dengan tahapan pengawasan pemilihan berakhir sekitar bulan Januari 2025.

Didik mengatakan pemanfaatan anggaran hibah tersebut mayoritas diperuntukkan untuk kegiatan di pengawas ad hoc baik itu panitia pengawas kecamatan (panwascam), pengawas tingkat kelurahan atau desa maupun pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

"Honor panwascam untuk ketua sebesar Rp2,2 juta per bulan, sedangkan honor anggota sebesar Rp1,9 juta per bulan, sedangkan untuk pengawas kelurahan honornya sebesar Rp1,1 juta, dan pengawas TPS mendapat honor sebesar Rp800.000," katanya.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Bantul Sri Hartati mengatakan, berkaitan dengan kesiapan SDM pengawas, Bawaslu sedang menyiapkan SDM pengawas sampai tingkat kelurahan.

BACA JUGA: Pemkot Jogja dan Pemkab Bantul Kerja Sama Pengolahan Sampah di Bawuran

Dia mengatakan untuk pengawas tingkat kecamatan sudah dilakukan evaluasi kinerja terhadap 43 panwascam Pemilu serentak 2024 yang dinyatakan memenuhi syarat untuk bertugas kembali sebagai pengawas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024.

"Sedangkan untuk pengawas yang dilakukan rekrutmen baru untuk Kecamatan Sewon, Kasihan, Pajangan, Bantul dan Srandakan yang saat ini sudah memasuki tahapan tes wawancara," katanya.

Rencananya ada sebanyak 51 panwascam terpilih akan dilantik pada 24 Mei 2024. Untuk pengawas tingkat kelurahan atau desa akan segera dibentuk melalui mekanisme rekrutmen terbuka.

"Nantinya akan dibentuk sebanyak 75 pengawas tingkat kelurahan atau desa. Pengawas ini akan fokus untuk melakukan pengawasan di masing-masing kelurahan mulai dari tahapan pemutakhiran data pemilih," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online