Polda Sumut Sita 244 Kg Sabu dari Tiga Kasus, 9 Tersangka Ditangkap
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dana hibah dari pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan semua tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 disiapkan sebesar Rp13,5 miliar. Dana ini sudah diterima Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul.
"Kesiapan dalam pengawasan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024 diantaranya dari sisi anggaran pengawasan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM). Kami sepenuhnya telah menerima dana hibah sebesar Rp13,5 miliar," kata Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Jumat (17/5/2024).
Menurut dia, dana hibah pengawasan Pilkada tersebut diterima dalam dua tahap pencairan. Tahap pertama telah dicairkan pada sekitar November 2023 sebesar Rp5,4 miliar, dan tahap kedua dicairkan pada Mei 2024 sebesar Rp8,1 miliar.
Dia mengatakan anggaran hibah pengawasan yang dikelola Bawaslu Bantul ini nantinya akan digunakan sampai dengan tahapan pengawasan pemilihan berakhir sekitar bulan Januari 2025.
Didik mengatakan pemanfaatan anggaran hibah tersebut mayoritas diperuntukkan untuk kegiatan di pengawas ad hoc baik itu panitia pengawas kecamatan (panwascam), pengawas tingkat kelurahan atau desa maupun pengawas tempat pemungutan suara (TPS).
"Honor panwascam untuk ketua sebesar Rp2,2 juta per bulan, sedangkan honor anggota sebesar Rp1,9 juta per bulan, sedangkan untuk pengawas kelurahan honornya sebesar Rp1,1 juta, dan pengawas TPS mendapat honor sebesar Rp800.000," katanya.
Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Bantul Sri Hartati mengatakan, berkaitan dengan kesiapan SDM pengawas, Bawaslu sedang menyiapkan SDM pengawas sampai tingkat kelurahan.
BACA JUGA: Pemkot Jogja dan Pemkab Bantul Kerja Sama Pengolahan Sampah di Bawuran
Dia mengatakan untuk pengawas tingkat kecamatan sudah dilakukan evaluasi kinerja terhadap 43 panwascam Pemilu serentak 2024 yang dinyatakan memenuhi syarat untuk bertugas kembali sebagai pengawas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024.
"Sedangkan untuk pengawas yang dilakukan rekrutmen baru untuk Kecamatan Sewon, Kasihan, Pajangan, Bantul dan Srandakan yang saat ini sudah memasuki tahapan tes wawancara," katanya.
Rencananya ada sebanyak 51 panwascam terpilih akan dilantik pada 24 Mei 2024. Untuk pengawas tingkat kelurahan atau desa akan segera dibentuk melalui mekanisme rekrutmen terbuka.
"Nantinya akan dibentuk sebanyak 75 pengawas tingkat kelurahan atau desa. Pengawas ini akan fokus untuk melakukan pengawasan di masing-masing kelurahan mulai dari tahapan pemutakhiran data pemilih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026/27, Sabtu (3/10) pukul 23.00 WIB. Simak kondisi tim dan prediksi susunan pemain.