Pemkot Jogja Perbanyak Mesin Cetak Dokumen Kependudukan Mandiri, Ini Dia Lokasinya

Media Digital
Media Digital Rabu, 29 Mei 2024 17:47 WIB
Pemkot Jogja Perbanyak Mesin Cetak Dokumen Kependudukan Mandiri, Ini Dia Lokasinya

PJ Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto dalam launching ADM dan rebranding Siap Mobile Melayani Dengan Istimewa (Si Molis) di Pasthy, Rabu (29/5/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah

JOGJA—Pemkot Jogja menambahkan dua unit mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) tahun ini, yakni di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) dan Taman Pintar. Hal ini bertujuan memudahkan pelayanan kependudukan dan catatan sipil kepada masyarakat.

PJ Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menjelaskan kedua lokasi ini dipilih karena menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. “Kami mencari lokasi yang memang untuk meningkatkan dan memudahkan layanan. Yang paling klir adalah tempat yang jadi konsentrasi publik,” ujarnya dalam launching ADM dan rebranding Siap Mobile Melayani Dengan Istimewa (Si Molis), di Pasthy, Rabu (29/5/2024).

ADM merupakan inovasi pemanfaatan teknologi untuk pelayanan kependudukan menjadi lebihi ringkas, praktis dan cepat. Dengan ADM, masyarakat tidak perlu mengantre di Kantor Disdukcapil untuk pencetakan KK, Akta kelahiran, Akta kematian dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Saat ini, Pemkot Jogja telah memiliki total delapan unit mesin ADM yang masing-masing ada di Kantor Discukcapil Kota Jogja, Mal Pelayanan Publik (MPP), Pasthy, Taman Pintar, Kantor Kemantren Jetis, Kantor Kemantrean Mergangsan, Kantor Kemantren Wirobrajan dan Kantor Kemantren Danurejan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja, Septi Sri Rejeki menjelaskan untuk jam operasional ADM menyesuaikan dengan jam operasional pengelola lokasi penempatannya. Untuk ADM di Pasthy bisa beroperasi hingga malam hari karena Pasthy juga buka sampai malam.

Untuk mengakses layanan ADM ini, pemohon bisa mengajukan permohonan ke Disdukcapil yang bisa diakses di Jogja Smart Service. “Lalu dikirim lewat email barcode. Barcode itu nanti yang dipakai untuk di ADM. "Barcode-nya tinggal dipindai sudah keluar, bisa untuk berkali kali,” katanya.

Dari sejumlah ADM yang sudah beroperasi saat ini, ia mengungkapkan akses masyarakat pada layanan ini sudah sangat besar. “Kemaren satu rim itu untuk empat hari, yang paling banyak di Mal Pelayanan Publik. Lalu Kemantren Jetis, Kemantren Mergangsan, karena di pinggir jalan,” ujar dia.

BACA JUGA: Tak Usah Bingung Cetak Dokumen Kependudukan di Jogja, Bisa lewat Mesin ADM, Ini Lokasinya

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Teguh Setyabudi, menuturkan melalui ADM, pencetakan adminduk bisa lebih dekat dan cepat. “Ini adalah hal yang konkrit, kami harapkan pemerintah kabupaten dan kota di daerah lain bisa meniru langkah-langkah ini, tempatkan di pusat-pusat keramaian, di kantor-kantor strategis,” ungkapnya.

Ia juga berharap Pemkot Jogja juga bisa mempelopori aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang lebih banyak lagi. “Karena Insyaalloh nanti awal Oktober akan di-launching Bapak Presiden terkait integrasi layanan digital untuk berbagai keperluan, pendidikan, kesehatan dan lainnya,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online