Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Pelatihan orkes kentongan di Kelurahan Keparakan beberapa waktu lalu./Istimewa-Kelurahan Keparakan
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak empat kampung di Kelurahan Keparakan mengikuti pelatihan orkes kentongan beberapa waktu lalu. Kegiatan ini digelar untuk melestarikan kentongan sebagai alat musik agar tak lekang dimakan zaman.
Pelatihan orkes kentongan dibuka oleh Lurah Keparakan, Yusup Ahbari. Menurutnya, pada masa perang kemerdekaan lalu kentongan digunakan sebagai alat komunikasi untuk memberi kabar situasi bagi para pejuang pada saat itu.
Kentongan dibunyikan dengan cara dipukul dengan pola tertentu. Makna dari masing-masing pola juga berbeda-beda. Mulai dari tanda aman, siaga, maupun situasi gawat darurat. Namun, di sisi lain kentongan juga punya fungsi sebagai alat musik.
BACA JUGA: Kentongan Sebagai Jam sampai Pengusir Monyet Ekor Panjang
Dia mengatakan, sejatinya sudah sempat ada orkes kentongan di wilayahnya yang diberi nama Orkes Kentongan Sukorena. Namun, seiring berjalannya waktu banyak anggota yang sudah berusia sepuh. Melalui kegiatan ini, dia ingin kembali menghidupkan orkes kentongan yang ada di Kelurahan Keparakan.
"Tidak ada salahnya apabila alat musik ini bisa dilestarikan agar generasi mendatang masih dapat menyaksikan dan memainkannya," ujarnya.
Dia turut menghadirkan dua narasumber yang datang dari Pujokusuman. Keduanya adalah Budi Triono dan Danang Rusmandoko. Para narasumber ini telah bergelut di bidang seni sebagai penggiat dan pelestari seni dan budaya khususnya di wilayah Keparakan. Para peserta diberi pelatihan materi oleh narasumber.
"Dan ditutup dengan praktek bersama teknik memukul kentongan dan kolaborasi kentongan dengan alat musik lainnya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.