Tekan Sampah Visual, Wali Kota Jogja Pilih Komunikasi dengan Pelaku Vandalisme
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih komunikasi dan pembersihan untuk menekan vandalisme serta sampah visual di sejumlah lokasi.
Ilustrasi kuliner (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL–Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2024 yang diinisiasi Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bekerja sama dengan Neo Expo Promosindo berlangsung pada 31 Mei-2 Juni 2024 di Jogja Expo Center, Banguntapan, Bantul. Pameran yang bertajuk national roadshow ini telah memasuki tahun ke 18.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasinya atas gelaran ini. Menurut Halim, kegiatan tersebut dapat memberikan kemudahan bagi pengusaha pemula untuk dapat mengembangkan ide usaha.
BACA JUGA: Gelar Pameran Arsip, DPAD DIY Ajak Masyarakat Belajar dari Pengalaman Gempa Bumi 2006
“Forum ini memberikan informasi yang luas dan detail kepada masyarakat tentang usaha-usaha franchise. Dan ini akan memudahkan kita, terutama bagi pengusaha pemula untuk berusaha dengan berkolaborasi, makanya ini namanya bisnis waralaba. Dimana franchise ini dapat dikembangkan dimana saja dengan satu konsep, merk dagang yang sama sehingga standarisasi itu tetap sama,” katanya, Jumat (31/5/224).
Sementara Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Anang Sukandar menyampaikan pameran IFBC 2024 menghadirkan ragam bisnis padat karya yang dapat dijadikan pilihan usaha, guna menyokong pertumbuhan daerah. Menurutnya, keunikan dari suatu brand menjadi hal yang harus diperhatikan, selain itu standarisasi juga menjadi penting agar dapat mencapai efisiensi dan efektivitas bisnis.
“Beberapa usaha yang awalnya sebagai usaha biasa, telah berkembang menjadi usaha waralaba. Dengan harapan kita kembangkan, keunikan dari satu usaha itu perlu ada, kemudian standarisasi itu penting karena dengan standarisasi kita bisa mencapai efisiensi dan efektivitas yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro APSDA DIY Yuna Pancawati menyampaikan kegiatan tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai salah satu pusat pendidikan dan kebudayaan di Indonesia, Jogja selalu berkomitmen untuk selalu mendukung inisiatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Waralaba dan bisnis konsep merupakan dua pilar penting dalam kewirausahaan.
“Melalui franchise kita dapat melihat bagaimana inovasi dan model bisnis yang sukses dapat direplikasi dengan baik sehingga memberikan peluang bagi lebih banyak orang untuk berwirausaha,” katanya.
Sementara itu, menurutnya konsep bisnis yang kreatif dan inovatif adalah kunci untuk menghadapi tantangan dan dinamika pasar yang terus berubah. Inisiatif tersebut menurutnya merupakan bukti nyata setiap langkah diiringi oleh kebijakan yang mendukung serta ekosistem yang mendukung untuk bisnis yang berkelanjutan.
Pameran IFBC tersebut digelar dengan mengusung tema “Empowering Growth”, pameran IFBC 2024 dimeriahkan 112 merek yang terdiri dari bisnis waralaba, kemitraan, keagenan, investasi dan distributor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih komunikasi dan pembersihan untuk menekan vandalisme serta sampah visual di sejumlah lokasi.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.