Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Siswa SDUA Bantul menggelar pawai budaya, Jumat (31/5/2024)./ Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan siswa, guru, dan karyawan Sekolah Dasar Unggulan Aisyiyah (SDUA) Bantul menggelar Pawai Budaya Nusantara di Jalan Wahid Hasyim, Palbapang, Bantul, Jumat (31/5/2024).
Total ada 709 siswa dan 78 guru serta karyawan yang turut serta dalam pawai budaya dengan menyusuri jalan raya dan jalan kampung. Masing-masing mengenakan pakain adat nusantara serta membawa dua gunungan. Usai pawai para dilanjutkan dengan pentas seni dan budaya di panggung sekolah setempat.
Kepala SDU Aisyiyah Bantul, Suwardi mengatakan kegiatan pawai budaya dan pentas seni ini merupakan bagian dari kegiatan Inspirational Fusion 2024 dalam rangka mewujudkan tiga Program Sekolah Inspiratif, yaitu Peringatan Hari Kartini, Milad ke 18 SDUA Bantul, dan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
“Kegiatan ini diawali pada hari Kamis, 30 Mei 2024 yaitu Peringatan Milad SD Unggulan Aisyiyah Bantul ke 18 dengan kegiatan lomba TK se Kabupaten Bantul, doa bersama, dan launching buku produk P5 siswa-siswi SDUA Bantul yang berjudul “Make Friends Not Bullies,” katanya dalam keterangan tertulisnya.
Tema Inspirational Fusion ini, jelas Wardi, merupakan gabungan kegiatan yang menginspirasi. Menyatukan tiga elemen penting, yakni perayaan Hari Kartini, perayaan milad SDUA, dan gelar karya.
“Tema ini diambil untuk merayakan pencapaian sekolah dalam membangun pendidikan yang berkualitas serta menghormati warisan budaya dan nilai-nilai yang diwariskan oleh Kartini. Melalui ekspresi kreatif siswa dalam gelar karya, peserta diharapkan akan terinspirasi dan merasa terhubung dengan pesan-pesan positif yang disampaikan dalam perayaan ini,” jelasnya.
BACA JUGA: Kreatif, Siswa SD Priyan Bantul Bikin Ratusan Kerajinan dari Sampah
Selain itu kegiatan tersebut juga untuk mempererat tali silaturahmi diantara warga sekolah. Sebab kegiatan itu mampu menunjukkan harmonisasi Tri Pusat Pendidikan di SD Unggulan Aisyiyah Bantul karena antara sekolah, orang tua, dan masyarakat berpartisipasi aktif mensukseskan kegiatan ini.
Kegiatan hari ini juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Bantul, Majelis PAUD Dasmen PDA Bantul, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Bantul, komite sekolah, Kepala TK Aisyiyah Unggulan Mardi Putra, Kepala SDUA Pandak, Kepala SMP Unggulan Aisyiyah, Ketua Gugus 02 Bantul, dan segenap stakeholder sekolah.
Pihaknya juga mengapresiasi atas pencapaian siswa dan guru yang menghasilkan karya buku di tahun ini. Buku tersebut merupakan buku antologi puisi tentang anti-Bullying dengan tujuan tercipta sekolah ramah anak. Peluncuran buku ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul Bapak Nugroho Eko Setyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.