Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Peluncuran Implementasi Sertifikat Elektronik oleh Kantor Pertanahan empat kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (31/5/2024) (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjoja.com, BANTUL—Pasca-diluncurkan Implementasi Sertifikat Elektronik secara serentak oleh empat kantor pertanahan kabupaten se-DIY pada Jumat (31/5/2024), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bantul akan menerapkan implementasi sertifikat tanah elektronik.
"Untuk kesiapan sertifikat elektronik ini, sejak beberapa bulan yang lalu teman-teman di Bantul sudah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk validasi data pertanahan yang mencakup surat ukur, dan buku tanah, itu harus divalidasi," kata Kepala Kantor BPN Bantul Teguh Triastono di Bantul, Minggu (2/6/2024).
Dengan surat ukur dan buku tanah yang divalidasi tersebut, kata dia, berarti sudah menyatu antara data spasial dan tekstual, sehingga hal itu nanti akan bisa untuk mendukung terbitnya sertifikat elektronik.
"Kalau sebelum ini sertifikat analog itu kadang validasinya belum sempurna, sehingga di lapangan masih ditemui ada tumpang tindih, terus di kota besar lainnya mungkin ada mafia tanah masuk, dengan itu justru menambah kerepotan dari kita semua, termasuk Kantor Pertanahan Bantul," katanya.
Baca Juga
Cegah Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Jogja Dorong Masyarakat Punya Sertifikat Tanah Elektronik
Kabar Gembira! 710 Ribu Sertifikat Tanah Kini sudah Diterima Warga Gunungkidul
Menteri ATR/BPN Jelaskan Manfaat Sertifikat Tanah Elektronik Dihadapan Taruna-Taruni STPN Jogja
Oleh karena itu, kata dia, menindaklanjuti arahan dari Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono yang menunjuk 104 kantor pertanahan seluruh Indonesia, salah satunya BPN Bantul, maka dari Bantul mau tidak mau, suka tidak suka, harus berupaya keras mewujudkan ini.
"Karena selain bisa mencegah terjadinya tumpang tindih sertifikat, mengurangi dan mempersempit mafia tanah. Karena dia tidak akan bisa mengubah data di elektronik ini, kalau analog sertifikat hijau dipegang orang, diakses mafia tanah diubah diorek-orek untuk keuntungan dia," katanya.
Akan tetapi, kata dia, dengan sertifikat elektronik ini datanya tersimpan di Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) ATR/BPN. "Dan kita bisa mengakses ini, melihat data elektronik ini setiap orang itu melalui aplikasi Sentuhtanahku," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan implementasi sertifikat elektronik ini segera diberlakukan BPN Bantul mulai awal Juni 2024 setelah diluncurkan bersama kantor pertanahan kabupaten se-DIY pada 31 Mei lalu.
"Targetnya terus, karena disampaikan bahwa tahun 2025 kantor pertanahan di Indonesia harus sudah layanan elektronik, harus itu. Kalau tidak, kita kalah dengan negara lain, makanya kita mengejar itu, sehingga bisa sama dengan negara-negara tetangga kita," katanya.
Dia menyebut saat ini di BPN Bantul tercatat sebanyak kurang lebih 680.000 sertifikat tanah, ratusan ribu sertifikat itu nantinya yang bisa diajukan untuk beralih dari sertifikat analog ke elektronik secara bertahap setelah layanan elektronik diberlakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.