Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Suasana bedah buku bertajuk Perempuan, Stigma dan Cita-Cita di Kalurahan Murtigading, Sanden, pada Selasa (4/6/2024). Stefani Yulindriani/Harian Jogja
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Perempuan, Stigma dan Cita-Cita di Kalurahan Murtigading, Sanden, pada Selasa (4/6/2024).
Bedah buku tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Pembina dan Pengembangan Sistem Kearsipan DPAD DIY, Wardoyo menyampaikan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menggalakkan minat membaca masyarakat di DIY. Menurutnya, apabila masyarakat memiliki kegemaran membaca, masyarakat dapat memetik manfaat dari sana. "Ini kami selenggarakan agar semakin banyak masyarakat yang gemar membaca," katanya, Selasa.
Dia menuturkan bedah buku tersebut mengangkat tema mengenai stigma perempuan dan peran perempuan dalam masyarakat. Dia menilai perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan. "Melalui buku ini, kami berharap para perempuan lebih berdaya untuk turut serta dalam memajukan Indonesia," katanya.
Anggota DPRD Bantul, Umaruddin Masdar menyampaikan tujuan utama bedah buku tersebut mengajak masyarakat agar gemar membaca. "Kita ingin mempertahankan atau bahkan meningkatkan predikat Jogja sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi secara nasional," ujarnya.
Dia menuturkan tajuk bedah buku tersebut diambil untuk mendorong peran perempuan dalam pembangunan. Dia juga berharap hal itu dapat mempertahankan indeks pembangunan gender DIY yang sudah tinggi secara nasional. Berdasarkan data BPS DIY indeks pembangunan gender DIY pada 2023 mencapai 94,93.
"Itu butuh kesadaran berbagai pihak, agar dapat mendorong peran perempuan di ranah publik dalam proses pembangunan. Hal itu dapat menguntungkan daerah baik secara ekonomi, atau sektor lain," katanya.
Dia pun berharap bedah buku tersebut dapat meningkatkan kesadaran perempuan setempat untuk berperan dalam ranah publik. Sementara itu Ulu-Ulu Kalurahan Murtigading, Budi Subawa menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berharap DPAD DIY dan DPRD DIY dapat menggelar kegiatan serupa di kemudian hari. Dia pun berharap topik yang disajikan dalam bedah buku tersebut dapat meningkatkan minat baca masyarakat setempat.
"Kami berharap masyarakat bisa mendapat manfaat dengan kebiasaan membaca," ujarnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.