BEDAH BUKU: Genjot Kualitas SDM dengan Membaca
DPRD DIY mendorong budaya literasi tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga kualitas SDM, pendidikan, dan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan layak.
Suasana bedah buku bertajuk Perempuan, Stigma dan Cita-Cita di Kalurahan Murtigading, Sanden, pada Selasa (4/6/2024). Stefani Yulindriani/Harian Jogja
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Perempuan, Stigma dan Cita-Cita di Kalurahan Murtigading, Sanden, pada Selasa (4/6/2024).
Bedah buku tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Pembina dan Pengembangan Sistem Kearsipan DPAD DIY, Wardoyo menyampaikan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menggalakkan minat membaca masyarakat di DIY. Menurutnya, apabila masyarakat memiliki kegemaran membaca, masyarakat dapat memetik manfaat dari sana. "Ini kami selenggarakan agar semakin banyak masyarakat yang gemar membaca," katanya, Selasa.
Dia menuturkan bedah buku tersebut mengangkat tema mengenai stigma perempuan dan peran perempuan dalam masyarakat. Dia menilai perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan. "Melalui buku ini, kami berharap para perempuan lebih berdaya untuk turut serta dalam memajukan Indonesia," katanya.
Anggota DPRD Bantul, Umaruddin Masdar menyampaikan tujuan utama bedah buku tersebut mengajak masyarakat agar gemar membaca. "Kita ingin mempertahankan atau bahkan meningkatkan predikat Jogja sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi secara nasional," ujarnya.
Dia menuturkan tajuk bedah buku tersebut diambil untuk mendorong peran perempuan dalam pembangunan. Dia juga berharap hal itu dapat mempertahankan indeks pembangunan gender DIY yang sudah tinggi secara nasional. Berdasarkan data BPS DIY indeks pembangunan gender DIY pada 2023 mencapai 94,93.
"Itu butuh kesadaran berbagai pihak, agar dapat mendorong peran perempuan di ranah publik dalam proses pembangunan. Hal itu dapat menguntungkan daerah baik secara ekonomi, atau sektor lain," katanya.
Dia pun berharap bedah buku tersebut dapat meningkatkan kesadaran perempuan setempat untuk berperan dalam ranah publik. Sementara itu Ulu-Ulu Kalurahan Murtigading, Budi Subawa menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berharap DPAD DIY dan DPRD DIY dapat menggelar kegiatan serupa di kemudian hari. Dia pun berharap topik yang disajikan dalam bedah buku tersebut dapat meningkatkan minat baca masyarakat setempat.
"Kami berharap masyarakat bisa mendapat manfaat dengan kebiasaan membaca," ujarnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendorong budaya literasi tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga kualitas SDM, pendidikan, dan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan layak.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.