PDIP Kota Jogja Tanam 300 Pohon dan Gelar Simulasi Bencana
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Suasana program sosialisasi kepemudaan yang digelar BPO DIY bersama Komisi D DPRD DIY di sejumlah titik di Bumi Mataram, beberapa waktu lalu./Istimewa
JOGJA—Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY terus berupaya mempersiapkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pemuda di Bumi Mataram, khususnya untuk menyongsong Indonesia Emas dan bonus demografi pada 2045. Sosialisasi program kepemudaan yang diampu oleh jawatan ini terus dilakukan agar pemuda bisa memanfaatkan berbagai jenis program yang ada.
Kepala Seksi Pemuda BPO DIY, Rini Admiwati, mengatakan tahun ini ada 13 titik wilayah yang disasar Program Sosialisasi Kepemudaan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun lantaran masih banyak kalangan pemuda DIY yang belum mengetahui adanya program dan instansi khusus dari pemda setempat yang mengurusi pemberdayaan pemuda.
Adapun 14 lokasi yang menjadi sasaran program yakni di Sasana Gulat Sleman; Balai Desa Sidoagung, Sleman; Timbulharjo, Sewon, Bantul; Pendowoharjo, Sewon, Bantul; Wirobrajan, Kota Jogja; Donotirto, Kretek, Bantul; Girimulyo, Kulonprogo; Pendopo Hardjodisastran, Sleman; Kepek, Wonosari; Seyegan, Sleman; Pandowoharjo, Sleman; Joglo Pawirosumarto, Godean, Sleman; dan Mergangsan, Kota Jogja.
"Dalam sosialisasi kepemudaan, kami berkolaborasi dengan Komisi D DPRD DIY untuk menjaring aspirasi dan menyampaikan program kepemudaan dari OPD lain," kata Rini saat dikonfirmasi, Rabu (5/6/2024).
Menurutnya, setiap wilayah yang disasar fokus pada program berbeda-beda yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik pemuda di wilayah itu. Adapun beragam program itu yakni berupa kelas pelatihan tata boga, busana, pertukaran pemuda antarprovinsi dan antarnegara, beasiswa keberlanjutan, serta pelatihan pemasaran online dan pemuda kreatif. "Selain menjelaskan berbagai program yang ada, kami juga menyertakan syarat serta prosedur yang harus dilengkapi ketika mereka ingin mengakses program itu," katanya.
Rini menyatakan kesiapan pemuda DIY menghadapi Indonesia Emas dan bonus demografi pada 2045 harus dimatangkan secara optimal. Pemuda sebagai representasi dan regenerasi kepemimpinan bangsa ke depannya harus bisa memikul tanggung jawab pembangunan. Untuk itu, berbagai macam program pelatihan peningkatan kapasitas itu diharapkan bisa menjadi modal awal pemuda. "Dari pelatihan dan program itu kami harapkan akan lahir regenerasi kepemimpinan di berbagai bidang, baik itu ekonomi, sosial dan budaya," katanya.
Rini menambahkan BPO DIY menyelenggarakan berbagai macam pelatihan dan program kepada para pemuda secara rutin setiap tahunnya. Beberapa di antaranya yakni tentang kewirausahaan, program pemuda mandiri, pelatihan pemuda di kantong kemiskinan serta pemberdayaan pemuda dan lomba sentra kewirausahaan pemuda. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.