Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta per Bulan, Ini Aturannya
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan Srimulyo, Piyungan bersama dengan DLH Bantul masih berburu lokasi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang jauh dari permukiman penduduk.
Lokasi TPSS di Srimulyo ditargetkan bisa beroperasi secepatnya sebab TPSS Gadingsari akan berhenti beroperasi pada pertengahan Juni 2024.
Lurah Srimulyo, Wajiran mengungkapkan seusai sosialisasi dengan warga pada Senin (10/6/2024) malam, pihak kalurahan dan DLH Bantul kemudian mengecek lokasi yang akan dijadikan TPSS, pada Selasa (11/6/2024) malam. Dari hasil pengecekan dan pertemuan warga di lokasi tersebut, akhirnya disimpulkan lokasi pertama yang dicek gagal dijadikan lokasi TPSS.
"Akhirnya disepakati ditolak. Sebab, terlalu dekat dengan pemukiman. Oleh karena itu, kami tawarkan lokasi kedua dan ketiga ke DLH Bantul yang lokasinya jauh dari pemukiman," kata Wajiran, Jumat (14/6/2024).
Baik lokasi, pertama hingga ketiga, kata Wajiran, semuanya berada di Padukuhan Kaligatuk. Sama seperti lokasi pertama, Wajiran meminta DLH untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan masyarakat.
"Soal nanti akhirnya dipilih yang mana, semua tergantung komunikasi antara DLH dan warga. Untuk tanahnya, memang bentuk cekungan dan statusnya Sultan Grond," ucap Wajiran.
Menurut Wajiran, saat ini DLH dan Pemerintah Srimulyo terus mengebut rencana pembangunan TPSS di kalurahan tersebut. Sebab, diakuinya, TPSS Gadingsari yang saat ini beroperasi akan penuh dan berhenti beroperasi pada pertengahan Juni 2024.
"Jadi nanti begitu oke, langsung dibangun. Lahan yang dimintakan 2.500 meter, dan digunakan sampai September 2024. Nanti akan langsung dipasang membran dan sistemnya seperti yang di Gadingsari," ujar Wajiran.
BACA JUGA: Ada Wahana Baru di Wisata Gardu Pandang Merapi
Lurah Gadingsari Widodo mengakui sesuai dengan perjanjian awal, TPSS Gadingsari hanya akan beroperasi sampai pertengahan Juni 2024. Saat ini pihaknya masih menunggu kabar dari DLH Bantul terkait dengan kemungkinan perpanjangan pengoperasionalan TPSS Gadingsari.
Sejauh ini, kata Widodo, di TPSS Gadingsari ada empat jugangan dengan ukuran jumbo yang tiga di antaranya telah penuh diisi oleh sampah dan telah ditutup. Sedangkan sisanya satu jugangan itu masih dioperasionalkan.
"Jadi kami masih menunggu dari DLH. Kalau dulu rencananya, memang hanya sampai pertengahan Juni ini," ucap Widodo.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengungkapkan sosialisasi terkait dengan rencana pembangunan TPSS di Srimulyo terus dilakukan pihaknya. "Sekarang tinggal menunggu hasil perumusan opsi-opsi alternatif lokasi TPSS," kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji Wantimpres ditetapkan Rp76,5 juta per bulan. Selain hak keuangan, anggota Wantimpres mendapat fasilitas sesuai ketentuan bagi menteri.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.