Rumah Studi De Britto Jadi Ruang Belajar Karakter di Tengah Era AI
Rumah Studi SMA Kolese De Britto di Sleman diresmikan Sultan HB X sebagai ruang pendidikan karakter dan refleksi di era AI.
Imam Jemaah Aolia bernama KH. Ibnu Hajar Pranolo atau akrab disapa Mbah Benu. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jemaah Islam Masjid Aolia di Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Panggang, Gunungkidul akan menggelar Salat Iduladha 1445 Hijriah pada Senin (17/6/2024) sebagaimana yang ditetapkan Kementerian Agama RI.
Menantu imam Masjid Aolia Gunungkidul KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo bernama Daud mengatakan seluruh jemaah akan menggelar Salat Iduladha masing-masing, tidak terpusat di Aula Rumah KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo.
KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo alias Mbah Benu merupakan tokoh penting dalam penyebaran Islam di kawasan Pantai Selatan, Gunungkidul.
“Kalau di aula rumah tidak ada salat [Iduladha], adanya di masjid-masjid jemaah Aolia per wilayah,” kata Daud dihubungi, Sabtu (15/6/2024).
Daud menambahkan Mbah Benu akan menunaikan Salat Iduladha berjamaah di Masjid Aolia yang tidak jauh dari rumahnya.
“Alasan Salat Iduladha ikut Pemerintah ya karena Iduladha kan memang sudah ditetapkan Senin 17 Juni 2024. Ada di kalender nasional,” katanya.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Gunungkidul, Zuhdan Aris mengatakan dirinya telah bertemu dengan salah satu santri Mbah Benu. Dari santri itu, Zuhdan mendapat informasi bahwa seluruh jemaah Masjid Aolia akan melaksanakan Salat Iduladha sesuai ketetapan Kemenag.
“Kepala KUA Panggang beserta Kapolsek Panggang beserta jajaran serta Babinsa Koramil telah bersilaturahmi dengan pimpinan Jemaah Aolia KH Ibnu Hajar. Mbah Benu menginformasikan bahwa Jemaah Aolia akan merayakan Iduladha bersamaan dengan pemerintah,” kata Zuhdan.
BACA JUGA: Jemaah Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idulfitri Pagi Ini, Ikuti Perintah Mbah Benu
Di Kapanewon Panggang, ada 97 lokasi pelaksanaan Salat Iduladha. Beberapa lokasi itu antara lain Masjid Aolia, Masjid Yasmin, Sunan Kalijogo, Al Muqadimah, dan Baitul Mustaqim.
Viral
Jemaah Islam Masjid Aolia di Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Panggang, Gunungkidul sempat viral dan menghebohkan karena menggelar Salat Idulfitri 2024 selisih lima hari lebih dulu dibanding umat Islam pada umumnya di Indonesia. Salat Idulfitri tersebut mengikuti perintah Imam Masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo, 82, atau akrab disebut Mbah Benu.
"Hari ini semua [jemaah Aolia] sudah menggelar Salat Idulfitri. Tapi tidak hanya di sini tapi di mana-mana, terutama Masjid-masjid Aolia," kata Mbah Benu ditemui di rumahnya, Jumat (5/4/2024).
Dalam khotbahnya, Mbah Benu menyampaikan agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat mengutamakan persatuan/persaudaraan. "Jangan mau jadi jangkriknya setan, manusia dengan manusia mau diadu. Kalau saling bermusuhan hancur Indonesia," katanya.
Melalui pantauan Harianjogja.com, ada dua tempat yang menjadi lokasi Salat Id. Lokasi pertama ada di rumah KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo. Sedangkan, lokasi kedua ada di Masjid Aolia yang terletak sekitar 50 meter di sisi barat rumah Mbah Benu.
Pukul 06.00 WIB jemaah sudah mulai berdatangan. Bahkan, rumah Mbah Benu padat jemaah. Jemaah sisanya menuju Masjid Aolia mengingat masih banyak ruang yang kosong. Salad Id baru dimulai pukul 07.00 WIB dan selesai pukul 07.30 WIB.
Pengamanan juga dilakukan oleh Banser, Polri dan TNI. Salat Id tersebut memang digelar lebih awal karena bulan puasa mereka maju pada Kamis (7/3/2024). Sebab itu, salat tarawih digelar pada Rabu (6/3/2024) malam di Masjid Aolia.
Menurut Mbah Benu, berdasarkan perhitungannya, tanggal 30 Syaban justru jatuh pada Rabu (6/3). Salah satu jemaah, Rahmat Riyanto mengatakan ada banyak tempat Salad Id khusus yang digelar jemaah Masjid Aolia. "Saya Asli Playen. Di Playen ada juga jemaah Masjid Aolia," kata Rahmat.
Dia menyampaikan agar masyarakat baik yang sudah maupun belum menggelar Salad Id tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Begitu untuk masyarakat secara umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah Studi SMA Kolese De Britto di Sleman diresmikan Sultan HB X sebagai ruang pendidikan karakter dan refleksi di era AI.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.