Fitur Baru App Store Apple Picu Kekhawatiran Privasi Pengguna
Fitur Personalized Collections di App Store Apple menuai kritik karena diduga mengandalkan pengumpulan data pengguna secara ekstensif untuk rekomendasi aplikasi
Ilustrasi saat pasangan Halim-Joko dideklarasikan saat Pilkada Bantul pada Agustus 2020 silam./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul, Joko B Purnomo resmi berpisah pada Pilkada 2024.
Hal ini menyusul keputusan dari Bupati Halim untuk tidak bekerja sama lagi dengan PDIP Bantul pada Pilkada mendatang. "Karena pak ketua DPD kami [DPD PDIP DIY, Nuryadi] telah berkomunikasi dengan pak Halim dan Pak Halim sudah mengatakan untuk tidak bersama kami," kata Joko Purnomo yang juga Ketua DPC PDIP Bantul di sela-sela lomba takbir Iduladha di Lapangan Potorono, Selasa (18/6/2024) malam.
Atas dasar tersebut, Joko mengaku pihaknya telah mendapatkan perintah untuk segera berkomunikasi dan membentuk kerja sama dengan partai lainnya di Bantul dalam Pilkada Bantul 2024.
"Kalau kemarin kami masih menunggu karena kami pegang etika, karena kita berangkat bersama maka jika harus tidak bersama ya harus komunikasi. Dan, sekarang sudah ada intruksi dari Ketua DPD PDIP DIY jika kami harus tetap berjalan dan kini sudah kami lakukan," imbuh Joko.
Oleh karena itu, Joko menegaskan dirinya dan PDIP Bantul siap untuk berhadapan langsung dengan Abdul Halim Muslih pada Pilkada mendatang. "Lha iya dong. Mau dua pasang tiga pasang kami siap laksanakan," kata Joko.
BACA JUGA: KPU Sleman Petakan TPS untuk Pilkada 2024, Lebih Sedikit Dibandingkan Pemilu Lalu
Sementara soal pasangan yang akan mendampinginya, Joko mengakui jika PDIP Bantul sejatinya bisa mengusung calon sendiri. Karena pada Pemilu 2024, PDIP Bantul mendapatkan 12 kursi, atau diatas batas minimal persyaratan pengajuan calon dari KPU yakni minimal 9 kursi.
Akan tetapi, kata Joko, mengaku pihaknya tidak akan gegabah dan tetap menjalin komunikasi dengan sejumlah partai untuk kerja sama pada Pilkada mendatang, termasuk untuk wakil bupati yang akan mendampingi Joko. "Sampai saat ini belom [wakil bupati]. Tapi, nanti bisa dari PKS, partai yang lain atau dari tokoh masyarakat, organisasi masyarakat," lanjut Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fitur Personalized Collections di App Store Apple menuai kritik karena diduga mengandalkan pengumpulan data pengguna secara ekstensif untuk rekomendasi aplikasi
PLTMH Kedungrong di Samigaluh membuat warga tetap menikmati listrik saat pemadaman PLN. Biaya murah dan mampu melayani 50 KK.
Kompor Tuwanggana di Giwangan mengubah limbah ranting menjadi energi alternatif sekaligus solusi pengelolaan sampah organik perkotaan.
Kuota transmigrasi Bantul 2026 turun drastis. Dari tiga KK pada tahun lalu, kini hanya satu KK yang mendapat kesempatan berangkat.
Qatar resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina. Bosnia masih menjaga peluang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik.
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 lewat dua gol cepat babak kedua dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup B.