DPRD Kabupaten Magelang Setujui Raperda Perubahan APBD 2026
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang
Petugas dari Gegana Sat Brimob Polda DIY saat memeriksa dan melakukan sterilisasi lokasi ledakan di Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Selasa (18/6/2024)/ Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Empat anak dilaporkan mengalami luka-luka akibat ledakan petasan yang terjadi di halaman asrama Ar-Abror Yayasan Al-Bashiroh, Ponpes Hamalatul Quran di Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 16.45 WIB. Saat ini keempat korban dirawat di RSUD Saras Adyatma, Bambanglipuro, Bantul.
Dukuh Patihan, Agus Widodo mengungkapkan, ledakan petasan terjadi pada pukul 16.45 WIB. Awalnya, penghuni pondok berinisial FA, 13, warga Pati, Jawa Tengah menemukan petasan di jalan. FA , bersama dengan AHK, 15, warga Kretek, Bantul kemudian membawa petasan itu ke halaman pondok pesantren tersebut.
BACA JUGA : Akibat Petasan yang Ditemu di Jalan Meledak, Anak di Sedayu Terluka Parah
"Terus seorang anak [DA, 14, warga Riau] menyalakan petasan menggunakan kertas dan kemudian terjadilah ledakan," kata Agus, dihubungi Selasa (18/6/2024) malam.
Akibat kejadian tersebut, AZ, 15 mengalami luka sobek pada kaki kanan. Sedangkan MHA, 15, warga Pasuruan, mengalami luka sobek pada kaki kanan. Sementara FA, 13, mengalami luka bakar pada rambut dan muka, dan DAR, 14, warga Riau mengalami luka pada tangan sebelah kanan, luka sobek pada wajah sekitar mata kanan.
"Jadi yang luka parah itu satu anak itu, sampai jarinya hancur. Tiga anak lainnya hanya mengalami luka sobek dan bakar," imbuh Agus.
BACA JUGA : TKP Ledakan Bahan Petasan di Bantul Dinyatakan Steril oleh Polda DIY
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffri Prana Widnyana mengungkapkan, usai kejadian keempat korban langsung dibawa ke RSUD Saras Adyatma Bambanglipuro. Sementara Tim Gegana Sat Brimob Polda DIY mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek dan memeriksa TKP dan sekitarnya.
"Sampai saat ini kami dari Polres Bantul masih mendalami dan menyelidiki kasus ledakan," ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang
RUU Reforma Agraria disahkan DPR hari ini. Regulasi ini mengatur pembentukan LPRA yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Banjir bandang menerjang Arosuka, Solok. Empat warga luka, 32 jiwa mengungsi, serta 11 kantor dan 28 kendaraan terdampak.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harga pangan 22 September 2026 relatif stabil. Beras dan minyak goreng tetap, sedangkan seluruh jenis cabai kembali mengalami kenaikan.