Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Foto ilustrasi anak-anak bermain petasan atau mercon, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan anak muda agar tidak menyalakan mercon selama Ramadan karena berisiko membahayakan keselamatan. Imbauan ini disampaikan seusai insiden ledakan mercon yang melukai dua remaja di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Minggu (22/2/2026).
Menurut Abdul Halim Muslih, peristiwa ledakan mercon di Srigading menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan aktivitas berbahaya selama bulan suci. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan selama Ramadan.
"Tolong bagi anak muda Bantul, jangan menyulut mercon, kalian sendiri yang bisa mencegah itu," kata Bupati Halim di Bantul, Senin (23/.
Ia menambahkan, bermain petasan atau mercon tidak hanya mengganggu ketertiban masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga berpotensi menyebabkan cedera bahkan korban jiwa. Pemerintah daerah berharap momentum Ramadan dapat dijaga sebagai periode yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh warga.
"Beberapa korban sudah terjadi, marilah kita jadikan Bantul di bulan suci Ramadhan ini, Bantul yang aman, yang nyaman, damai, mari gunakan akal sehat," katanya.
"Please, tolong adik-adikku, anak muda Bantul, jangan membahayakan diri sendiri dan orang lain, hanya itu yang bisa kita berikan pesan untuk semuanya," kata Abdul Halim.
Kepolisian Resor Bantul mencatat insiden ledakan mercon terjadi saat dua remaja meracik bahan petasan di sebuah rumah di wilayah Ngunan Unan, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Minggu (22/2/2025) sekitar pukul 05.25 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan kedua korban mengalami luka sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menegaskan pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak meracik maupun menggunakan mercon atau petasan karena berbahaya serta melanggar aturan. Peran orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi aktivitas anak agar kejadian serupa tidak terulang.
"Selain itu kami mengharapkan peran orang tua agar lebih mengawasi segala bentuk aktivitas anak terkait mercon, sehingga kejadian yang tidak dinginkan dapat dihindari," katanya.
Imbauan larangan mercon Bantul selama Ramadan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat, terutama setelah adanya korban akibat ledakan mercon yang terjadi menjelang waktu sahur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.