India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Kehilangan Rival
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
Petasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Polisi menyebut satu dari empat anak korban ledakan petasan yang terjadi di halaman asrama Ar-Abror Yayasan Al-Bashiroh, Ponpes Hamalatul Quran di Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Selasa (18/6/2024) sore telah dirujuk ke RSUP Dr Sarjito.
Anak yang dirujuk tersebut adalah DAR, 14, warga Riau mengalami luka pada tangan sebelah kanan berupa pergelangan dan jari hancur dan luka sobek pada wajah sekitar mata kanan.
"DAR dirujuk semalam pukul 22.00 WIB. Untuk tiga anak lainnya, yakni AHK, 15, warga Kretek, Bantul telah pulang ke rumah. Sedangkan MHA, 15, warga Pasuruan, mengalami luka sobek pada kaki kanan dan FA, 13, yang mengalami luka bakar pada rambut dan muka telah kembal ke Pondok," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffri Prana Widnyana, Rabu (19/6/2024) pagi.
Empat anak dilaporkan mengalami luka-luka akibat ledakan petasan yang terjadi di halaman asrama Ar-Abror Yayasan Al-Bashiroh, Ponpes Hamalatul Quran di Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 16.45 WIB. Saat ini keempat korban dirawat di RSUD Saras Adyatma, Bambanglipuro, Bantul.
Dukuh Patihan, Agus Widodo mengungkapkan, ledakan petasan terjadi pada pukul 16.45 WIB. Awalnya, penghuni pondok berinisial FA, 13, warga Pati, Jawa Tengah menemukan petasan di jalan. FA , bersama dengan AHK, 15, warga Kretek, Bantul kemudian membawa petasan itu ke halaman pondok pesantren tersebut.
BACA JUGA: Cuaca Panas Ekstrem, Ratusan Jemaah Meninggal Dunia Saat Ibadah Haji
"Terus seorang anak [DA, 14, warga Riau] menyalakan petasan menggunakan kertas dan kemudian terjadilah ledakan," kata Agus, dihubungi Selasa (18/6/2024) malam.
Akibat kejadian tersebut, AZ, 15 mengalami luka sobek pada kaki kanan. Sedangkan MHA, 15, warga Pasuruan, terluka sobek pada kaki kanan. Sementara FA, 13, terluka bakar pada rambut dan muka, dan DAR, 14, warga Riau mengalami luka pada tangan sebelah kanan berupa pergelangan dan jari hancur dan luka sobek pada wajah sekitar mata kanan.
"Jadi yang luka parah itu satu anak itu, sampai jarinya hancur. Tiga anak lainnya hanya mengalami luka sobek dan bakar," kata Agus.
Seusai kejadian keempat korban langsung dibawa ke RSUD Saras Adyatma Bambanglipuro. Sementara Tim Gegana Sat Brimob Polda DIY mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek dan memeriksa TKP dan sekitarnya. "Sampai saat ini kami dari Polres Bantul masih mendalami dan menyelidiki kasus ledakan," ucap Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m