Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Suasana malam tahun baru di Tugu Jogja dari THE 1O1 Yogyakarta Tugu (IST)
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul melarang penggunaan petasan selama perayaan malam tahun baru 2025.
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta mengungkapkan larangan penggunaan petasan selama malam tahun baru sesuai dengan Perda Bantul No.4/2018 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat.
Dalam aturan tersebut ada larangan untuk menjual, membeli, membunyikan, mendistribusikan petasan demi keamanan dan keselamatan bersama.
BACA JUGA: Malam Pergantian Tahun, 25 Titik di Sleman Gelar Pesta Kembang Api
“Terkait dengan petasan, kami sampaikan bahwa petasan itu dilarang dalam melaksanakan malam perayaan malam tahun baru,” katanya Minggu (22/12/2024).
Karena itu, Michael meminta agar masyarakat tidak menyalakan petasan demi keamanan dan keselamatan bersama.
"Sudah banyak kecelakaan akibat petasan mulai dari luka-luka bahkan sampai meninggal. Maka kita melarang secara tegas dan siapapun yang menjual membunyikan petasan akan ditindak tegas termasuk saat malam pergantian tahun," imbuhnya.
Meski begitu, Michael menurutkan pengunaan kembang api untuk perayaan malam tahun baru diperbolehkan. "Yang diizinkan adalah kembang api, tapi penggunaannya juga harus ada izin, karena harus melihat lokasi,” katanya.
BACA JUGA: Pentas Lima Agama Akan Hadir di Malam Tahun Baru Alun-Alun Wonosari
Selama natal dan tahun baru, pihaknya akan mengerahkan 479 orang personel untuk pengamanan. Pengamanan selama momen tersebut pun akan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, pemerintah daerah dan relawan.
Polres Bantul juga akan mendirikan tiga pos pengamanan dan satu pos terpadu.Tiga pos pengaman akan didirikan di Sedayu, Piyungan dan Parangtritis. Sementara satu pos terpadu akan didirikan di Druwo.
Pada saat ibadah Natal, pihaknya juga kan melakukan pengamanan pada seluruh gereja yang ada di Bantul. Sebelum Natal, pihaknya juga akan melakukan sterilisasi di gereja-gereja untuk memastikan keamanan setiap gereja.
Sementara Kepala Satpol PP Bantul, Jati Bayubroto menyampaikan pihaknya akan melakukan pengawasan untuk mengantisipasi penggunaan petasan di masyarakat selama momen tersebut.
Selain itu, menurut Jati, pihaknya juga akan melakukan pengawasan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang mengkonsumsi minuman keras oplosan.
"Kami akan melakukan operasi setiap saat, terutama saat Nataru," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.