500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Petugas dari Gegana Sat Brimob Polda DIY saat memeriksa dan melakukan sterilisasi lokasi ledakan di Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Selasa (18/6/2024) - Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Resor Bantul masih menyelidiki penyebab pasti ledakan diduga petasan yang melukai empat orang santri di Asrama Ar-Abror, Yayasan Al-Bashiroh, Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Dusun Patihan, Gadingsari, Sanden, Bantul, Selasa (18/6/2024) sore.
"Polres Bantul masih mendalami dan menyelidiki kasus ledakan, memeriksa para saksi dan koordinasi dengan gegana," kata Kasi humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana.
Dalam kejadian tersebut, empat orang santri mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara tim Gegana Polda DIY sudah melakukan sterilisasi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY, Suripto menyampaikan kejadian ledakan tersebut tersebut bermula saat FA, 13, menemukan petasan di jalan. Kemudian dia membawa petasan tersebut ke asrama bersama AHK, 15.
"Kemudian DARK, 14, asal Riau menyalakan [petasan] dengan kertas. Kemudian terjadi ledakan," katanya, Selasa (18/6/2024).
BACA JUGA: Petasan Meledak, Empat Anak di Sanden Bantul Terluka dan Dilarikan Ke Rumah Sakit
Atas kejadian tersebut empat orang korban mengalami luka-luka. Empat orang tersebut berinisial AHK asal Kretek yang mengalami luka robek pada kaki kanan; MHA, 15, asal Pasuruan, yang mengalami luka robek pada kaki kanan; FA, asal Pati, yang mengalami luka bakar rambut dan muka; DARK, asal Riau yang mengalami luka pada tangan sebelah kanan, sobek pada wajah sekitar mata kanan.
Keempat korban telah dibawa ke RSUD Saras Adyatama Bambanglipuro untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.