Media Vietnam Nilai John Herdman Masih Kalah dari STY dan Alfred Riedl
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Puluhan orang tua mendatangi Kantor Disdikpora Bantul untuk mengaktifkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) pada hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur afirmasi di Bantul, pada Senin (24/6/2024) pagi/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL— Puluhan orang tua mengaku kesulitan untuk mengaktifkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) pada hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur afirmasi di Bantul, pada Senin (24/6/2024).
Sebab, untuk mengaktifkan DTKS, mereka harus datang ke Kantor Disdikpora Bantul. Padahal, PPDB SMP untuk jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi pada Senin (24/6/2024) sampai Rabu (26/6/2024) digelar secara daring.
"Iya, saya kepaksa harus kesini. Kemarin kan sudah uji coba, data sudah masuk. Kirain langsung aktif, tapi belum aktif. Katanya harus aktifinnya hari ini," kata salah satu orang tua siswa, Esti Hariani, 35, warga Manding, Bantul, saat ditemui di Kantor Disdikpora Bantul, Senin (24/6/2024).
Orang tua lainnya, Fia, juga mengaku kebingungan dengan pengaktifan dan tata cara PPDB untuk jalur afirmasi. Sama dengan Esti, Fia mengaku, jika DTKS yang dimilikinya telah terdaftar, tapi belum aktif.
"Jadi harus kesini. Karena harus diaktifkan disini," ucapnya.
Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto mengakui jika DTKS telah masuk dalam sistem PPDB. Ada DTKS yang telah aktif, ada pula yang belum aktif. Untuk DTKS yang belum aktif, lanjut dia, bisa diaktifkan ke sekolah yang dituju atau ke Kantor Disdikpora Bantul.
"Jadi untuk anak-anak Bantul semua sudah masuk dalam sistem kami. Sedangkan yang dari luar Bantul belum diinput sehingga harus datang ke sekolah atau di posko ini nanti akan diinputkan. Tentunya dengan membawa syarat-syarat yang dibutuhkan," papar Nugroho.
Nugroho mengungkapkan, pada PPDB SMP 2024, disediakan daya tampung sebanyak 8.640 siswa. Dari jumlah tersebut, Disdikpora telah memberikan kuota untuk jalur afirmasi paling banyak 15%, perpindahan orang tua paling banyak 5% dan prestasi paling banyak 25% dari daya tampung. Sedangkan, sisanya, akan ditampung melalui jalur zonasi dengan basis data padukuhan sebagai titik pusat.
Sementara untuk pelaksanaan, Disdikpora Bantul membagi menjadi tiga gelombang, yakni gelombang pertama (22 sampai 25 April 2024) untuk PPDB kelas khusus olahraga (KKO), gelombang kedua untuk jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi yang digelar mulai 24 sampai 26 Juni 2024. Sedangkan jalur zonasi digelar mulai 1 sampai 3 Juli 2024.
"Kebetulan, di Bantul jumlah jumlah lulusan SD/MI dan paket A di Kabupaten Bantul pada 2024 adalah sebanyak 13.685 siswa. Sementara daya tampung untuk SMP dan MTS secara keseluruhan ada 14.752 siswa. Artinya, ada 6.112 siswa yang tidak tertampung di SMP Negeri bisa masuk ke sekolah MTS dan swasta nantinya," terang Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.