Pasar Sentul dan Terban Sepi, Dewan Minta Intervensi Pemkot Jogja
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Petugas Satpol PP Bantul saat merazia sejumlah salon yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi di wilayah Bantul, beberapa waktu lalu../ Is dok Satpol PP Bantul
Harianjogja.com, BANTUL–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bantul menemukan lima salon yang diduga digunakan praktik prostitusi.
Kepala Satpol PP Bantul, R. Jati Bayu Broto menyampaikan lima salon tersebut berada di Ringroad Selatan atau wilayah Kapanewon Kasihan, Sewon dan Banguntapan. Dia mengaku mendapatkan informasi dan aduan dari masyarakat terkait dugaan ada praktik prostitusi disana.
“[Modusnya praktik salon message. Tetapi praktiknya berpotensi digunakan untuk kegiatan yang mengarah asusila,” ujarnya, Jumat (28/6/2024).
Dia menuturkan laporan dari masyarakat tersebut telah ditindaklanjuti. Pihaknya pun telah melakukan uji petik terhadap lima salon tersebut. Dia mengaku saat dilakukan pengecekan lokasi salon tersebut, Satpol PP Bantul tidak menemukan ada praktik prostitusi. Meski begitu, tempat yang digunakan untuk memijat diduga rawan digunakan untuk praktik prostitusi.
“Kami tidak menemukan langsung ada yang melakukan tindak asusila. Namun, cara yang digunakan kemarin ada beberapa yang tidak sesuai dengan ketentuan, misal pijat di dalam kamar, dengan kamar yang tidak bisa terlihat dari luar dan dikunci,” ujarnya.
BACA JUGA: Satpol PP Bantul Menghentikan Sementara OTT Sampah, Ini Alasannya
Sementara Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati menyampaikan lima salon yang disinyalir melakukan tindakan prostitusi telah dilakukan tindakan pembinaan.
“Pemilik dan kapster di lima salon tersebut telah kita panggil. Mereka diberikan pembinaan dan wajib lapor,” ujarnya.
Dia menuturkan pemilik salon juga diminta untuk merubah tata letak salonnya, agar tempat yang digunakan untuk pemijatan dapat lebih terbuka untuk mengantisipasi tindakan prostitusi disana.
Dia menuturkan pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap salon-salon tersebut di waktu mendatang agar tindakan prostitusi tidak terjadi disana. Selain itu, setiap bulan Satpol PP Bantul rutin melakukan operasi terhadap salon-salon yang diduga melakukan praktik prostitusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.
Bursa karbon menjadi instrumen ekonomi hijau Indonesia. Simak cara kerja, mekanisme perdagangan, peserta, dan peluang cuan dari unit karbon.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.