Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X pada Jumat (28/6/2024) memeriksa temuan arca ganesha di Sayidan, Sumberadi, Mlati./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X segera melakukan pemeriksaan terhadap patung yang ditemukan di lokasi pembangunan sebuah rumah di Sayidan, Sumberadi, Mlati, Sleman.
Dalam pemeriksaan tersebut, Tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X memastikan bahwa temuan tersebut merupakan arca ganesha yang erat dengan agama Hindu.
"Kami identifikasi sebagai arca ganesha, kalau ganesha itu kan salah satu dewa dalam agama Hindu. Jadi kemungkinan latar belakang sesuatu yang tadi ditemukan di lahan Bu Musliha [pemilik lahan], latar belakang agama hindu dari dewa-dewanya," kata Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, Wardiyah, Jumat (28/6/2024).
Meskipun erat kaitannya dengan agama Hindu, Wardiah belum mengetahui apakah lokasi tempat penemuan arca ganesha merupakan area tempat ibadah. "Yang pasti kalau dewa ya pasti ada unsur peribadatan ya, enggak usah jauh-jauh dari situ lah. Karena dia dewa," katanya.
Dari hasil pemeriksaan Tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, arca ganesha yang ditemukan memiliki tinggi sekitar 84 sentimeter, lebar 64 sentimeter dan panjang 44 sentimeter. Kendati demikian Wardiyah belum bisa memastikan arca ini berasal dari abad ke berapa.
BACA JUGA: Kepala Desa di Brebes Korupsi Dana Desa untuk Main Judi Online
"Kalau abad berapa kami belum bisa ya (mendeteksi), tapi berkembangnya hindu klasik di Jawa Tengah dan DIY itu kan sekitar paling raya itu abad 8-10 masehi. Tapi setelah itu atau sebelum itu kan juga bisa," katanya.
Arca itu dipahat dengan baik dan memiliki atribut yang lengkap. Hanya saja dari empat tangan yang dimiliki ganesha, dua potongan tangan tidak ditemukan. Satu tangan lainnya patah saat digali pekerja proyek, sedangkan yang lain masih utuh menempel pada tubuh ganesha.
"Sayangnya kami enggak nemu patahan tangannya, kan tangannya empat ya, itu yang kami sayangkan, yang satu patah yang dua belum ketemu. Tapi secara atribut yang digunakan dan dipahat dengan sangat baik," katanya.
Sebelumnya patung ganesha ditemukan oleh pekerja proyek pembangunan rumah di Sayidan, Sumberadi, Rabu (26/6/2024). Patung tersebut ditemukan pekerja proyek saat menggali tanah untuk fondasi. Sehari berselang tepatnya pada Kamis (27/6/2024) arca tersebut diamankan sementara di rumah warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.