Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pengumuman peringatan lowongan kerja palsu di akun Instagram Dishub Jogja - Instagram/dishubkotayogya
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan Kota Jogja menegaskan saat ini tidak membuka lowongan pekerjaan. Hal ini menindaklanjuti adanya laporan dari korban yang mendapat lowongan pekerjaan palsu mengatasnamakan Dinas Perhubungan Kota Jogja.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto, menjelaskan sudah ada korban lowongan palsu yang mengatasnamakan Dinas Perhubungan Kota Jogja, yang menanyakan proses rekrutmen melalui media sosial instansi tersebut.
“Ada masyarakat yang menanyakan lewat DM [direct message] ke medsos kami. Yang bersangkutan merasa sudah mendaftar dan dinyatakan diterima, tapi kok belum ada pemanggilan untuk masuk kerja,” ujarnya, Jumat (28/6/2024).
Namun belum diketahui apakah korban tersebut juga sudah mengalami kerugian materi karena diminta membayar dari pengiklan lowongan palsu tersebut. “Kami belum tahu. Karena yang bersangkutan tidak melaporkan ke kami,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kepala Desa di Brebes Korupsi Dana Desa untuk Main Judi Online
Menindaklanjuti hal ini, pihaknya pun langsung membuat pengumuman di media sosial untuk mengantisipasi korban-korban penipuan lainnya. “Makanya kami buat pengumuman agar jangan sampai ada orang yang menjadi korban penipuan,” katanya.
Dalam pengumuman itu, disebutkan Dinas Perhubungan Kota Jogja tidak pernah membuka rekrutmen pegawai baik Aparatur Sipil negara (ASN) maupun non ASN. Apabila ada informasi yang mengatasnamakan pemerintah atau Dinas Perhubungan Kota Jogja, dipastikan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
“Informasi dan pengumuman terkait dengan proses rekrutmen Dinas Perhubungan Kota Jogja secara resmi hanya dapat diperoleh melalui situs akun media resmi kami. Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai adanya modus penipuan dalam proses penerimaan calon karyawan yang mengatasnamakan Dinas Perhubungan Kota Jogja,” tulis akun Dinas Perhubungan Kota Jogja dalam pengumuman tersebut.
Dinas Perhubungan Kota Jogja juga tidak pernah memungut biaya apapun dari pelamar. Pelamar yang menjalani proses seleksi dan lolos ke tahap berikutnya akan diumumkan diundang secara resmi oleh Dinas Perhubungan Kota Jogja hanya melalui pengumuman akun media sosial dan website resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pilur serentak di 30 kalurahan Bantul memasuki tahap pemutakhiran data pemilih. Pendaftaran bakal calon lurah dijadwalkan 23 Juli–4 Agustus 2026.
KPK akan menyupervisi penanganan kasus Febrie Adriansyah. DPR membentuk Panja untuk mengawasi proses penyidikan bersama Kejagung dan Polri.
Program B50 dinilai mampu menggerakkan ekonomi dan menekan impor BBM, namun pemerintah diminta menjaga pasokan CPO agar inflasi terkendali.
Pemkab Pekalongan membuka program transmigrasi ke Poso hingga Agustus 2026. Peserta berhak mendapat rumah, lahan 2 hektare, dan bantuan hidup.
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.