Wisata Jogja Masih Menumpuk di Malioboro, Dorong ke Kampung Wisata
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Modus peretasan WhatsApp melalui tautan palsu kembali menjadi perhatian setelah Wakil Ketua I DPRD Kota Jogja, RM Sinarbiyatnujanat, mengaku sempat kehilangan akses nomor pribadinya akibat membuka link mencurigakan yang dikirim melalui aplikasi pesan instan tersebut. Peristiwa itu bahkan menyebabkan dua orang menjadi korban penipuan hingga mentransfer uang kepada pelaku.
Sinarbiyatnujanat mengatakan kasus yang dialaminya berbeda dengan modus kloning akun WhatsApp yang hanya memakai foto profil dan identitas serupa. Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil mengambil alih nomor WhatsApp pribadinya secara penuh setelah ia membuka tautan yang menyerupai undangan.
“Pelaku benar-benar menguasai nomor WhatsApp saya, lalu menghubungi sejumlah kontak yang ada di dalamnya,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Akibat peretasan tersebut, pelaku diketahui mengirim pesan kepada beberapa relasi dan mencoba meminjam uang dengan mengatasnamakan dirinya. Dua orang dilaporkan sempat tertipu hingga melakukan transfer dana kepada pelaku.
Salah satu kejadian yang paling diingatnya adalah ketika pelaku menggunakan nomor tersebut untuk meminta pinjaman uang kepada sahabat dekatnya. Namun karena merasa curiga, sahabatnya memilih mengirim dana sebesar Rp10 juta ke rekening asli milik Sinarbiyatnujanat.
Saat hendak mengembalikan uang tersebut melalui layanan mobile banking, ia justru menemukan kejanggalan pada sistem transaksi rekeningnya.
"Begitu saya cek, saldonya ada. Tapi kemudian mau saya kirim balik, jawabannya saldo Anda tidak mencukupi. Begitu juga saya geser ke rekening anak saya, jawabannya sama. Akhirnya saya cepat-cepat ke ATM dan alhamdulillah di ATM saldo ada, langsung saya tarik tunai semuanya," ungkapnya.
Ia menjelaskan proses pemulihan nomor WhatsApp tersebut membutuhkan waktu sekitar tujuh jam hingga akhirnya akun bisa kembali dikuasai. Pengalaman itu membuatnya semakin menyadari pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang kini semakin marak terjadi.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih berhati-hati sebelum membuka tautan yang diterima melalui WhatsApp, terutama jika berasal dari nomor yang tidak dikenal atau mengatasnamakan kerabat maupun kolega. Ia mengingatkan agar masyarakat melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum mengakses tautan tertentu.
"Mohon kehati-hatian. Sebaiknya dikonfirmasi lewat telepon biasa dulu sebelum kita membuka link tersebut, untuk memastikan bahwa itu memang benar-benar kiriman dari teman atau saudara kita," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.